Jumat, 31 Juli 2015

27 Calon Kepala Daerah Periksa Kesehatan

Haluan - Kamis, 30 Juli 2015 03:05

PADANG, HALUAN-Se­ba­nyak 27 dari 42 pasangan calon kepala daerah se-Su­ma­tera Barat yang mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) sudah menja­lani pemeriksaan kesehatan di RSUP M Djamil Padang, Rabu (29/7). Pasangan ca­gub/ cawagub Sumbar, Muslim Kasim-Fauzi Bahar (MK-FB) juga sudah meme­riksa kesehatan.

Terlihat juga pasangan calon kepala daerah lain yang memeriksa kesehatan, di antaranya pasangan Ca­wako/Cawawako  Bukit­tinggi, Taslim-Marfendi, Cabup/Cawabup Pasaman, Yusuf Lubis-Atos Pratama. Berikutnya pasangan Cabup/Cawabup Tanahdatar, Irdi­nansyah Tarmizi-Zuldafri Darma dan lainnya.

Berita Lain:

Haluan Padang

Panwaslu Bukittinggi Temukan Dugaan Pelanggaran

Haluan - Kamis, 30 Juli 2015 02:47

PASCA PENUTUPAN PENDAFTARAN PASLON

BUKITTINGGI, HALUAN — Meski Pilkada Bukittinggi baru menyelesaikan tahapan pendaftaran pasangan calon (paslon) kepala daerah, namun Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Bukittinggi telah menerima sejum­lah laporan masyarakat, terkait adanya indikasi pelanggaran Pemilu.

Salah satunya, terkait pengaduan yang me­nye­but­kan keterlibatan oknum PNS pada proses pen­daf­taran salah satu pasangan calon, serta dugaan mo­bilisasi menggunakan fasi­litas negara.

Berita Lain:

Sumatera Barat

Riau & Kepri

Rugikan Karyawan, Chevron Digugat Rp377 M

Kamis, 30 Juli 2015 02:32

PEKANBARU, HALUAN — PT Chevron Pasific Indonesia (CPI) digugat oleh ratusan mantan karyawannya ke Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru sebesar Rp377 miliar terkait sengketa usia pensiun. Pada sidang kedua yang sejatinya dijadwalkan pada Rabu (29/7) terpaksa urung digelar. Pasalnya, PT CPI belum menghadiri persidangan.

Saat dikonfirmasi, Mar­yanis selaku Panitera Peng­ganti (PP) menerangkan kalau perihal keti­dak­hadi­ran pihak tergugat dika­renakan belum jelasnya in­for­masi apakah mereka su­dah menerima surat pe­mang­gilan tersebut atau belum.

Berita Lain:

Riau dan Kepri

 

Nasional

MUI: BPJS Kesehatan Haram

Kamis, 30 Juli 2015 03:04

TEGAL, HALUAN — Majelis Ulama Indonesia (MUI) telah menetapkan sistem Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan haram. Tak hanya itu, lembaga ini juga meminta pemerintah untuk membentuk BPJS yang sesuai dengan hukum syariah.

Ketua Bidang Fatwa MUI KH Ma’ruf Amin menyebutkan unsur yang menjadikan BPJS Kesehatan itu tak sesuai syariah adalah bunga. “Ya menggunakan bunga, indikatornya bunga,” kata Ma’ruf menjelaskan hasil Ijtima Ulama Komisi Fatwa se-Indonesia V Tahun 2015 di Tegal, Jawa Tengah.

Berita Lain:

Luar Negeri

Luar Negeri

Warga Palestina dan Polisi Israel Bentrok

Selasa, 28 Juli 2015 03:16

YERUSALEM, HALUAN — Bentrokan terjadi antara warga Palestina dengan kepolisian Israel di kompleks Masjid al-Aqsa, Yerusalem. Bentrokan terjadi saat peringatan hari berkabung warga Yahudi atas hancurnya dua kuil suci di Yerusalem.

Bentrokan terjadi di wilayah Old City, Yerusalem yang dikuasai Israel dan dianggap sebagai tempat suci, baik oleh warga muslim maupun warga Yahudi. Tidak ada laporan korban luka akibat bentrokan ini. Demikian seperti dilansir Reuters, Senin (27/7/2015).

Berita Lain:

Ekonomi dan Bisnis

Sukses Melalui Usaha Koperasi

Kamis, 30 Juli 2015 02:42

KPRI TERJAMIN SITIUNG KABUPATEN DHARMASRAYA

SITIUNG, HALUAN — Meski berada nun jauh di pelosok pedesaan, tidaklah menghalangi Kopearsi Pegawai Republik Indonesia (KPRI) Terjamin Sitiung, Kecamatan Sitiung, untuk maju dan berkembang. Bahkan koperasi yang dibentuk tahun 2003 lalu, kini tumbuh dan mekar lalu menjadi salah satu koperasi terbaik di Kabupaten Dharmasraya.

Seperti dijelaskan Ketua I KPRI Terjamin Sitiung H. Anshari, pengurus dan se­bagian anggota koperasi ini berasal dari KPRI Batang­hari berkantor di Pulau Pu­n­jung, Dharmasraya. K­a­re­na jarak tempuh yang cu­kup jauh—Pulau Punjung- Siti­ung sekitar 25 km— lalu KPRI Batanghari dime­kar­kan, lalu dibentuk KPRI Ter­jamin, berkantor di  Ja­lan Po­ros Koto Agung, Desa Sungai Duo, Kecamatan Si­tiung.

Berita Lain:

Olahraga

Tim PON Sumbar Masuk Grup Neraka

Kamis, 30 Juli 2015 02:50

PADANG, HALUAN — Tim Futsal PON Sumbar tergabung dalam grup neraka di ajang Piala Emas Futsal Indonesia (PEFI) VI 2015. Sumbar tetap optimis bisa melangkah jauh di turnamen  yang pernah dijuarai secara beruntun tahun 2011 dan 2012 itu.

Ketua AFD Sumbar, H. Yasman Ya­nusar me­nye­butkan dalam un­dian yang dilakukan Se­lasa (28/7) malam, Sum­bar berada di Grup C bersama Bank Sumsel Bangka Belitung, Whitw­ Steel Papua, Pan­ser FC Papua Barat, dan Green Eagle Surabaya.

Berita Lain:
 

Arsip


 

Pengunjung

Kami punya 270 tamu online

TAJUK

Menakar Peluang IP-NA dan MK-FB Meski belum ditetapkan oleh Komisi Pe­milihan Umum (KPU) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), tapi sudah bisa dipastikan Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sumbar akan berlangsung head to head antara pasangan ...

Opini

Ospek dan Tradisi Kolonial Orientasi Stu­di dan Pe­ngenalan Kam­­­pus (Ospek) bagi perguruan ting­gi di Indonesia su­dah menjadi tradisi ta­hunan, sama halnya Ma­s­a Orientasi Sekolah (MOS) bagi siswa ting­kat SD-SLT...

Refleksi

Korsleting Listrik, ‘Tersangka’ Kebakaran Korsleting Listrik, ‘Tersangka’ Kebakaran Intensitas kebakaran di Kota Padang meningkat tahun 2014. BPBD Kota Padang mencatat ada 364 kasus selama 2014. Jumlah tersebut naik 12 persen dibanding tahun 2013 yaitu 325 kasus. Untuk penyebab kebak...

Khas

Salon ‘Pijat Plus-plus’ di Padang Teater Salon ‘Pijat Plus-plus’ di Padang Teater Cat putih di dinding bangu­nan bagonjong dua lantai itu sudah kusam menguning. Se­lain dikepung oleh hiruk-pikuk pedagang segala macam kebu­tuhan, petak-petak toko di kedua lantai juga nyaris penuh. Padang Teater orang menye­butnya, di lantai sat...