Minggu, 21 September 2014
MahEm Menang, DeJe ke MK PDF Cetak Surel
Rabu, 12 Maret 2014 01:44

HASIL PLENO KPU PADANG

Pasangan Mahyeldi-Emzalmi (MahEm) memenangkan Pilkada Kota Padang putaran kedua. Namun, jadwal pelantikan belum bisa dipastikan karena pasangan Desri Ayunda-James Hellyward (DeJe) akan menggugat ke Mahkamah Konstitusi (MK).

PADANG, HALUAN — KPU Kota Padang menetapkan pasangan Calon Walikota-Wakil Walikota MahEm sebagai pemenang Pilkada Kota Padang putaran kedua, setelah dilangsungkan rapat pleno rekapitulasi suara Selasa  (11/3) di Ballroom Hotel Inna Muara, Padang. Pasangan DeJe akan memperkarakan kecurangan Pilkada ke MK.

Hasil rapat pleno rekapitulasi suara yang dilaksanakan KPU Padang MahEm menang dengan perolehan 148.864 suara atau 50,29 persen. Sedangkan, pasa­ngan DeJe memperoleh 147.166 suara atau 49,71  persen. Selisih suara antara kedua pasangan calon cukup tipis yaitu 1.698 suara atau 0,58 persen. Jumlah total suara sah 296.030 suara dan tidak sah 4.197 suara.

Dibandingkan dengan Pilkada Padang putaran pertama, parti­sipasio pemilih di putaran kedua ini menurun. Total jumlah pemilih yang menggunakan hak pilihnya di putaran kedua 300.227 pemilih atau 53,6 persen. Sedang­kan yang tidak menggunakan hak pilihnya alias golput (golo­ngan putih) sebanyak 260.058 atau 46,4 persen dari total Daftar Pemilih Tetap (DPT) 560.285 pemilih. Pada pilkada putaran pertama partisi­pasi pemilih 57,73 persen.

Rangkaian rapat pleno berlang­sung cukup alot. Mulai pukul 10.00 WIB dan selesai pukul 16.00 WIB. Rencananya rapat pleno akan dimulai  pukul 09.00 WIB, tapi Penjabat (Pj) Walikota Padang H Erizal SH dan sejum­lah pejabat di daerah ini terlam­bat datang, maka terjadi kemo­loran hingga satu jam.

Di dalam ruangan pleno dan di luar ruangan pleno serta di sekitar hotel ditempatkan 150 orang personel polisi. Hal itu ditujukan untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan yang terjadi di tengah-tengah rapat pleno rekapitulasi tersebut.

Sebelum dilakukan rapat pleno KPU Padang mengatakan tata tertib rapat pleno yang akan diselenggarakan, untuk yang berkeberatan nantinya akan diberikan waktu untuk menyam­paikan argumennya masing-masing.

Setelah pembacaan keputusan hasil Pilkada Kota Padang putaran kedua oleh Ketua KPU Kota Padang Alison, selanjutnya saksi dari kedua belah pihak diminta untuk menandatangani lembaran hasil pleno tersebut. Namun yang bersedia menan­datangani hanya saksi pasangan MahEm saja. Sedangkan saksi pasangan DeJe menolak menan­datangani berita acara rapat pleno hasil Pilkada putaran kedua itu. Saksi DeJe dengan lantang menyatakan akan membawa temuan kecurangan di Pilkada putaran kedua ke MK.

“Yang pasti kami sudah sampaikan dalam rapat pleno ini. Kemungkinan dalam tiga hari ke depan kami pasti akan melaporkan dugaan pelanggaran yang kami temukan ke MK,” kata Ketua Tim Advokasi DeJe, Virza Benzani, usai rapat pleno.

Ketua KPU Padang Alison mengatakan, untuk hasil pleno tingkat KPU padang sudah final. Jika ada dari kedua pasang calon yang merasa tidak puas dengan hasil pleno, dan berencana melan­jutkan ke MK, maka sepenuhnya akan diserahkan ke MK.

Terpisah, James Hellyward mengatakan untuk hasil pleno rekapitulasi KPU diterimanya dan dianggap sudah berjalan semes­tinya, dikatakan juga pihak DeJe memastikan akan mela­kukan gugatan ke MK mulai dari proses pilkada putaran bergulir sampai penghitungan akhir.

“Yang kita dengar tadi kan baru rekapitulasi angka-angka, belum ada yang menang atau yang kalah. Nanti keputusan dari MK yang menentukan siapa yang kalah dan siapa yang menang. Lagipula bedanya hanya 0,8, sebagai insan yang beragama kita manusia harus tau apa yang sudah kita lakukan,” ujarnya.

Menanggapi rencana gugatan DeJe ke MK, Wakil Ketua DPW PKS Sumbar, Marfendi menilai itu adalah hal biasa dalam menyikapi keputusan KPU Kota Padang dalam menetapkan hasil Pilkada. “Kita ikuti saja jika pihak DeJe ingin menggugat ke MK. Apapun nanti yang dipu­tuskan MK, maka itulah yang terbaik untuk Kota Padang ke depan,” pungkas Marfendi.

Banyak Temuan Kecurangan

Ketua Tim Advokasi DeJe, Virza Benzani mengatakan pelanggaran pada penyelenggaraan Pilkada Kota Padang putaran kedua terjadi hamper di seluruh kecamatan di Kota Padang. Namun yang menjadi perhatian serius bagi Tim Advokasi DeJe adalah dugaan kecurangan di  Kecamatan Kuranji, Lubuk Begalung, Lubuk Kilangan, Koto Tangah dan Pauh.

“Menurut peraturan, seharus­nya untuk pemilih yang tidak terdaftar di DPT harus meng­gunakan KTP dan KK. Namun kenyataannya banyak terjadi di lapangan KPPS mengizinkan pemilih mencoblos hanya menggu­nakan KTP atau KK saja tanpa memeriksa apakah yang bersang­kutan benar warga setempat,” ujarnya.

Ia juga menambahkan, banyak C6 yang tidak dibagikan oleh panitia KPPS ke masyarakat sehingga masyarakat menjadi enggan dating ke TPS. Hal ini diakuinya banyak ditemukan di lapangan.

Selain itu, seharusnya setiap saksi diberikan rekap C1. Namun ada beberapa saksi dari beberapa kelurahan yang tidak diberikan rekap saksi, KPPS beralasan saksi tidak menandatangani.

Ditambahkan juga, pada Kelurahan Olo TPS 6 dan 11 KPPS inkonsistensi dalam menentukan surat suara yang sah dan yang tidak sah. Selain itu, ada warga yang mencoblos lebih dari satu kali maka KPPS mengatakan bahwa suara jatuh pada tempat jumlah coblosan yang paling banyak. “Ada di beberapa kelurahan terjadi penggelem­bungan suara, karena jumlah pemilih lebih banyak dari DPT yang ada,” katanya menandaskan.

Pelantikan Wako-Wawako Terpilih

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Padang H Nasir Ahmad menga­takan jika hasil Pilkada putaran kedua tidak diperkarakan dan tidak disidang di MK, maka pelantikan akan dilaksanakan akhir Maret atau awal April 2014. “Jika tak ada tuntutan ke MK, ya kemungkinan pelantikan bisa akhir Maret atau awal April,” katanya beberapa hari yang lalu.

Apabila ada pasangan yang menggugat dugaan kecurangan Pilkada ke MK dan MK mene­rima dan menggelar sidang atau dugaan kecurangan tersebut, maka pelantikan Walikota-Wakil Walikota Padang terpilih akan dilangsung­kan pada bulan Mei 2014 atau setelah penyelenggaraan  Pemilu Legislatif (Pileg). (h/mg-rin/erz)

Comments (12)Add Comment
 1 2 > 
0
Masih banyak duit Lippon?
written by string, Maret 13, 2014
..majulah ke MK, duit lo masih banyak khan dari Lipo..!
0
Koplak
written by string, Maret 13, 2014
...kualat ; sekuler, melecehkan zakat, suka dugem : nggak cocok pimpin kota Padang yang masyarakatnya religius. Profesor nggak pandai matematika, persen kok 100,1 % (putaran 1 juga gitu). Kutukan Datuak Pancaruik tuuhh...! Bawa Sial aja tuh FB..! Keok dah loo..!Bahasa tim sukses profokatif, kasar suka omong jorok..! emang sekandang tuh sama FB. Habis duit Lippo?smilies/grin.gif
0
mm
written by string, Maret 12, 2014
lah biaso galak di nan manang, nan kalah manahan raso, kok takuik dilamun ombak jan barumah di tapi pantai, kok takuik badan tabaka jan biaso bamain api... saran ambo ikuti se prosedur nan ado baru jalaih hitam putihnyo..ba a gakti sanak.....
0
...
written by string, Maret 12, 2014
Jangan Menyalah suatu tindakan dulu, melakukan gugatan ke MK merupakan suatu rangkaian demokrasi juga kok.Jadi mari ikuti saja, dan biarkan MK memutuskan diterima atau ditolak gugatan penggugat.Dan saya berharap walikota dan wakil walikota yang terpilih nanti yang pro pembangunan dan investasi. Sehingga Padang Maju dan Metropolitan bisa terwujud.
0
...
written by string, Maret 12, 2014
Secara pribadi, saya sangat setujuh atas komentar di atas tadi, kalau seandainya ada gugatan ke MK, bagus gak usah aja rakyat memilih wali kota padang, biarkan mk yang menentukan siapa yang berhak menjadi walikota.
Lalu, untuk kemenangan tersebut, hanya masyarakat yang menentukan. Biarkan masyarakt yang menilai dan menentukan siapa yang pantas menjadi pemimpin kota padang, ikuti aturan yang ada, insya Allah akan mendapatkan hasil yang maksimal. Berusaha dan berdo'a kepada Allah.
0
positif thinking
written by string, Maret 12, 2014
Jangan hanya mencela dengan bilang hal yang tidak bsa di buktikan. Di atas kan sudah disebutkan indikasi kecurangan. Biarkan MK yang memutuskan. Emang klau mahem yg jadi pimpinan kota padang bakalan berubah? Toh 5 tahun belakangan beliau jg menjabat n ga ada perubahan kota padang. Cma bilang klau beliau ga sesuai dg pemimpn sblmnya. Klau mang ga sesuai kok ga mengundurkan diri dri awal. Contoh tu diki candra yg lgsg mengundurkan diri krna tdk sesuai. Wassalam
0
DeJe Vs Mahem
written by string, Maret 12, 2014
Kalo bagi saya sebenarnya ke MK sih bagus2 aja, tapi yg terpenting sebenarnya ke pengadilan Negeri dan PTUN, ini menyangkut profesionalitas KPU Padang. kalo mau jujur, banyak sekali kegiatan KPU padang yang sudah tidak benar dari awal pendaftaran calon walikota Padang ke KPU, saat ferifikasi, persiapan pemilihan putaran pertama, saat berperkara di MK, penggunaan anggaran, dll. ini bukan isapan jempol, InsyaAllah kalo ini masuk ke ranah Hukum (perdata & pidana serta Administrasi)akan dengan mudah dibuktikan (dengan catatan: para penegak hukumnya tidak doyan duit haram & berani amar makruf nahi mungkar) Wassalam
0
Pintar tapi bodoh
written by string, Maret 12, 2014
Aneh, gelar sudah seabrek bahkan profesor, tapi nggak bisa bedakan argumen tuntutannya logis atau tidak.
Klo masalah DPT atau tidak dapat C6, nggak bakal laku di MK, soalnya tidak bisa membuktikan apa2, emangnya yg tidak dapat C6 pasti nyoblos ente, mikir dong Prof. Begitu juga yang milih pakai KK/KTP, gimana bisa buktikan mereka pendukung lawan ente. Apalagi masalah administrasi seperti tidak dapat C1, dll, nuntutnya kok sekarang, saat di TPS dong diributin. Lagipula kalo kasus ecek2 dan tidak masif, MK nggak bakal perhatikan. Buang2 waktu saja ente, mending masuk kandang karoke atau main sepeda2an..
0
Deje Inkonsisten
written by string, Maret 12, 2014
Hehe.. Deje ni slalu plintat plintut. Katanya,mau nerima. Eh,malah skrg mau ajukan ke MK. Awalnya,klaim menang. Skrg klaim lawan curang. Aneh.... Padahal yg kita baca di koran, pasangan Deje yg curang. Wkwkwk... Nafsu..nafsu..
0
Pilihan MK
written by string, Maret 12, 2014
Kalau setiap hasil pilkada digugat ke MK, mendingan ke depan langsung saja MK yang memilih. jadi KPU hanya menyiapkan calon, dan biarkan MK yang milih.. Jadi hemat biayanya.
 1 2 > 

Write comment
You can add your comment here

busy