Rabu, 26 November 2014
Target 100 Hari Kerja, Benahi Kota Padang PDF Cetak Surel
Rabu, 14 May 2014 02:22

GUBERNUR LANTIK MAHYELDI-EMZALMI

100 hari pertama memimpin Kota Padang, pasangan Mahyeldi-Emzalmi menargetkan untuk membenahi Pasar Raya dan terminal angkutan kota (angkot).

Padang, Haluan — Setelah melewati proses yang cukup panjang, pasangan Walikota dan Wakil Walikota Padang terpilih, Mahyeldi Ansharullah dan Emzalmi (Mahem),  akhinya dilantik menjadi Walikota dan Wakil Walikota Padang yang defenitif untuk periode 2014-2019 mendatang.

Pelantikan Mahem dilakukan melalui Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kota Padang di Gedung Bundar Jalan Sawahan, Selasa (13/5). Rapat dipimpin langsung Ketua DPRD Kota Padang Zulherman. Prosesi pelantikan Mahem berlangsung khidmat.

Acara dihadiri para pejabat dan mantan pejabat, dan para pengusaha- pengusaha besar di Kota Padang. Tokoh- tokoh masyarakat Minang, yang berada di Padang maupun di perantauan, juga tampak hadir. Juga beberapa pasangan calon walikota dan wakil walikota yang kalah dalam pilkada kemarin, serta ketua dari berbagai partai politik.

Sekitar 1.000 personil dari Polda Sumbar dan Polresta Padang, dengan bersenjata lengkap ikut terlibat menga­mankan jalannya prosesi pelanti­kan.

Banyaknya personil kepolisian yang dilibatkan dalam pelantikan tersebut, untuk mengantisipasi isu yang beredar soal rencana kedatangan sekelompok warga yang akan berunjukrasa untuk menggagalkan proses pelantikan.

Dalam acara pelantikan Selasa (13/5) kemarin, banyak tamu yang kecewa karena tidak memperoleh kursi, sehingga tamu terpaksa berdiri.

Ketua DPRD Kota Padang Zulherman mengatakan, momen pelantikan ini merupakan momen yang ditunggu-tunggu oleh masyarakat Kota Padang. Zulherman menambahkan, Mahem adalah walikota dan wakil walikota yang dipilih secara langsung oleh masyarakat Kota Padang. Tentu dengan pelantikan ini, masyarakat menitipkan semua harapan mereka agar pasangan walikota baru  ini bisa membawa perubahan di Kota Padang, ke arah yang  lebih baik.

Sementara Gubernur Sumbar Irwan Prayitno  usai mengambil sumpah jabatan walikota dan wakil walikota mengatakan,   jabatan yang diberikan kepada mereka adalah amanah yang harus di pertanggungjawabkan kepada masyarakat dan Tuhan.

Berbagai persoalan yang belum terselesaikan pada masa jabatan walikota lama, tentu menjadi tanggung jawab walikota baru untuk menyele­saikannya sesuai dengan kemam­puan yang dimiliki.”Teruskan program yang disenangi masya­rakat dan kurangi yang tidak disukai masyarakat,” ujarnya.

Pesan kepada walikota terpilih, agar pelayanan kepada masya­rakat ditingkatkan, baik program fisik dan non fisik.

Sementara itu, Walikota Padang terpilih Mahyeldi Ansha­rullah mengatakan, untuk 100 hari kerja, pihaknya menargetkan untuk membenahi pasar raya dan terminal. Rencananya, terminal akan dialokasikan disamping Balaikota lama. Serta membenahi pasar inpres 2, 3 dan 4 selama dua tahun.

“Selain itu, kami juga akan membenahi sepanjang pantai Padang, pantai Air Manis,” katanya.

Kemudian, melakukan pening­katan SDM sehingga dapat melayani masyarakat secara maksimal. Termasuk, para pedagang akan dibenahi karena mereka adalah aset bagi Kota Padang dalam perekonomian.

Menurutnya, awal bekerja yang prioritas yang akan didahulukan dan mudah-mudahan terealisasi.

“Selain itu, insya Allah kami akan menjaga keharmonisan antara walikota dan wakilnya hingga akhir jabatan,” katanya.(h/ade)

Comments (2)Add Comment
0
...
written by string, Mei 17, 2014
selamat berjuang pak MahEm, semoga Allah,SWt memberkahinya dan kota padang lebih baik.
0
...
written by string, Mei 15, 2014
Selamat bertugas Pak Mahyeldi dan Pak Emzalmi. Semoga kebijakan-kebijakan bapak diberkahi Allah SWT. Amiin, ya Rabbal ' alamiin.

Write comment

busy

Newer news items:
Older news items: