Kamis, 30 Oktober 2014
BPJS Dicanangkan, Pasien RSUD Meningkat PDF Cetak Surel
Rabu, 08 Januari 2014 01:23

PEKANBARU, HALUAN — Sejak dicanangkannya Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) di seluruh Indonesia, secara otomatis pasien yang sudah terdaftar di Askes, Jam­kesmas, Jamsostek, dan Asabri sudah menjadi anggota BPJS Kesehatan.

Diungkapkan Kasubag Hu­kum Informasi dan Kemitraan RSUD Arifin Ahmad, Masriah kepada Haluan Riau, Selasa (7/1) di ruang kerjanya, saat ini dalam masa sosialisasi kepada masyarakat, karena masih banyak masyarakat yang belum mengerti apa itu BPJS.

“Memang, untuk itu perlu proses, karena masih dalam tahap sosialisasi. Jadi, tidak hanya petugas BPJS saja, tetapi seluruh pegawai rumah sakit turut ikut memberikan penjelasan secara langsung kepada pasien,” ujar Masriah.

Dijelaskannya, sejak pen­canangan BPJS, RSUD menga­lami peningkatan jumlah pasien. Diperkirakan setiap harinya rata-rata jumlah pasien mencapai 600 orang, tercatat per 3 Januari 2014 jumlah pasien sebanyak 438 orang.

Jumlah ini meningkat dari awal tahun. Per 7 Januari pasien pengguna BPJS 366 pasien, Jamkesda 179 pasien, umum 165 pasien, dan pasien dari peru­sahaan tiga orang. Jumlah ini belum termasuk dari ruang darurat yang diperkirakan mencapai 1.000 pasien.

“Kita masih menerima seluruh pasien, baik askes, jamkesmas, jamkesda, jamsostek maupun asabri. Namanya masih baru, tentunya pelayanan kita masih banyak mengenai sosialisasi kepada masyarakat dan tentu butuh waktu,” ujarnya.

Ditambahkannya, saat ini RSUD menerima pasien sesuai dengan jumlah penyakit yang dapat ditangani. Pelayanan primer sebanyak 144 diagnosa untuk level 4A.

Sementara untuk pendaf­taran, RSUD tidak menerima, melain­kan pasien akan langsung diarahkan ke Kantor BPJS guna untuk mendapatkan kartu identitas yang terdaftar secara online.

Namun, secara teknis RSUD akan memberikan pelayanan sesuai dengan aturan. Jadi untuk proses penerimaan pasien, pada saat pendaftaran pasien akan didata, dan kemudian mendapatan Surat Egibilitas Pasien (SEP) atau surat keabsahan sebagai peserta BPJS, baru bisa dilayani. (h/hr)

Comments (0)Add Comment

Write comment

busy