Jumat, 21 November 2014
Makan Bajamba Meriahkan Lagi Hari Jadi Sawahlunto PDF Cetak Surel
Sabtu, 03 Desember 2011 01:19

SAWAHLUNTO, HALUAN — Tidak seperti biasanya, prosesi pelaksanaan makan bajamba yang menjadi ikon utama dalam setiap peringatan hari jadi Kota Sawahlunto, usai sebelum waktu azan zuhur. Makan bajamba di HUT Sa­wah­lunto ke 123 tahun, ram­pung menjelang pukul 11.00 WIB.

Hal itu sesuai dengan ren­cana peringatan HUT Sawah­lunto, yang diutarakan Wakil Walikota Sawahlunto, Erizal Ridwan, ketika jumpa pers dengan wartawan, awal pekan lalu.

Panitia menurut Erizal, mempercepat pelaksanaan kegiatan. Mulai dari sidang istimewa sebagai rangkaian pertama dalam peringatan Hari Jadi Sawahlunto 1 Desember 2011, hingga pelaksanaan makan bajamba. Sehingga, kegiatan makan bajamba bisa selesai, sebelum azan zuhur tiba.

“Alhamdulillah, semua berjalan sesuai dengan rencana. Dan untung saja, pelaksanaan hari jadi ini dilakukan lebih cepat. Kalau tidak, bisa keburu diguyur hujan,” ujar Erizal ketika ditemui Haluan, usai pelaksanaan HUT Sawahlunto, Kamis (1/12).

Meski prosesi makan ba­jam­ba luput dari hujan, namun sebagian peserta dan warga yang ikut dalam prosesi makan bajamba tetap kebasahan hujan. Hal itu disebabkan, beberapa saat setelah makan bajamba usai, hujan pun turun meng­guyur Sawahlunto.

Beberapa aktraksi yang direncanakan akan menghiasi rangkaian hari jadi, hanya bisa dilaksanakan dalam waktu yang singkat. Sebut saja, hoyak tabuik, maupun pertunjukan barongsai.

Kedua atraksi yang digelar di depan Gedung Pusat Kebu­dayaan (GPK) Kota Sawah­lunto itu, hanya dapat dilaksa­nakan beberapa saat saja di hadapan rombongan Walikota Sawahlunto, Amran Nur.

Namun demikian, sebelum prosesi makan bajamba usai, masyarakat sudah dapat menik­mati kedua pagelaran tersebut, ketika menggelar latihan. “Lebih lama sesi latihan diban­dingkan dengan yang sebenar­nya. Kalau tidak keburu hujan, warga tentu dapat menikmati pagelaran ini,” terang Wati, salah seorang warga.

Hujan yang sempat reda, kembali membuyarkan rang­kaian acara HUT Sawahlunto. Laga persahabatan antara Sawahlunto All Star dengan Indonesia All Star digelar, sekitar pukul 15.00 WIB, tidak bisa dilanjutkan hingga babak kedua usai.

Meski demikian, Sawah­lunto All Star yang dikapteni Erizal Ridwan menghadapi Indonesia All Star di bawah kapten Riky Yakobi berjalan dengan skor imbang dua sama. Sebenarnya, sebelum laga berlangsung, gerimis sudah mulai membasahi lapangan, namun keinginan untuk meng­gelar laga tetap terealisasi.

Tetapi, ketika curah hujan yang mulai deras dan areal lapangan sepakbola mulai tergenang air, wasit pun meng­hentikan pertandingan. Apalagi, air yang mulai meninggi mem­buat bola tidak lagi bisa ber­gerak meski pemain menen­dangnya dengan keras.

Sementara itu, Walikota Sawahlunto, Amran Nur yang sebelumnya sempat diren­canakan akan turun ‘merum­put’ menghadapi skuad Indo­nesia All Star, tetap datang dan memiilih untuk menjadi pe­nonton di tribun utama di Lapangan Ombilin ter­sebut.(h/dil)

Comments (0)Add Comment

Write comment

busy