Kamis, 02 Oktober 2014
Harga Cengkeh Anjlok PDF Cetak Surel
Senin, 19 Desember 2011 01:06

PAINAN, HALUAN — Harga  cengkeh ke­ring  saat ini mengalami penurun tajam di pa­sa­ran. Dari Rp200 rikbu per kg, kini ceng­keh kering hanya dihargai  Rp 72 ribu per kg. Faktor yang memicu anjloknya harga ceng­keh disebabkan kurangnya permintaan pasar.

Meskipun harganya murah, masyarakat terpaksa harus menjualnya karena tuntutan kebutuhan ekonomi  keluarga. Sedangkan pedagang pengumpul terus memburu cengkeh sampai ke pelosok perkampungan yang ada di Pessel.

“Masyarakat petani  berharap agar agar cengkeh terus naik di pasaran, pasalnya komoditas ini panennya musiman. Kemudian juga para pedagang pengumpul  tidak akan mengeruk keuntungan yang besar dengan membeli cengkeh masyarakat dengan harga yang terlalu murah, dan dijual dengan harga mahal,” kata Saf, salah seorang petani di Sago kecamatan IV Jurai Pessel,Minggu (18/12).

Tingginya harga cengkeh akan dapat membantu meringankan beban petani  dan tentunya ekonomi masyarakat akan semakin membaik. Meskipun panennya musiman, dari penjualan cengkeh tersebut petani akan dapat mengembangkan usaha lain yang mendatangkan hasil.

Di kabupaten Pessel cengkeh  merupakan salah satu andalan ekonomi masyarakat. Bahkan beberapa tahun lalu Pessel dikenal sebagai daerah produksi cengkeh. Sayangnya  saat ini sudah banyak  cengkeh milik petani yang sudah mati akibat berbagai penyakit  tanaman. Kondisi ini membuat komoditas cengkeh  semakin menipis di daerah ini

Salah seorang pedagang pengumpul di Pasar  Tarusan Pessel, Malin  mengatakan, harga cengkeh  sangat tergantung permintaan pasar. Bila kebutuhan permintaan tinggi dan persedian   sedikit jelas harga cengkeh naik di pasaran. (h/mjn)

Comments (0)Add Comment

Write comment

busy