Minggu, 21 Desember 2014
30 Ekor Sapi Tewas Akibat SURA PDF Cetak Surel
Sabtu, 14 Januari 2012 02:54

DHARMASRAYA DISERANG PENYAKIT MEMATIKAN

DHARMASRAYA, Haluan — Penyakit SURA mulai mewabah di Nagari Koto Tinggi, Sitiung IV, Kabupaten Dharmasraya. 30 ekor sapi diduga sudah tewas akibat wabah tersebut.

Menurut Walinagari Koto Tinggi, Kecamatan Koto Be­sar, Kabupaten Dharmasraya, Andes, penyakit mema­tikan tersebut sudah menyerang wilayahnya sejak dua bulan lalu. Berbagai hal sudah dilakukannya bersa­ma tenaga kesehatan dari Dinas Peter­nakan. Namun wabah SURA tersebut terus menyerang.

Sapi-sapi yang mati ter­sebut, adalah sapi yang dipe­lihara oleh kelompok melalui Kelompok Usaha Peternak Sapi (KUPS). Selain itu, ada juga sapi milik peternak pribadi di luar kelom­pok dan juga sapi liar.

Upaya yang sudah dilaku­kan­­nya, bersama tenaga pe­nyu­luh dan keseha­tan hewan, pihak­nya telah mengumpulkan para petani ternak di Kantor Wali­nagari Koto Tinggi, guna membe­rikan penyuluhan ter­kait wabah SURA. Namun penya­kit itu terus menjalar yang ditandai dengan tinggi­nya tingkat kematian sapi di wilayahnya. ”Kejadian ini sudah kami laporkan ke Disnakkan Dharmasraya,” tambahnya.

Menurut Andes, wabah tersebut tidak akan bisa berhenti hanya dengan penyu­luhan saja. Seharusnya segera disediakan vaksin untuk mengatasi penyakit tersebut agar tidak menjalar ke sapi yang lain.

Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Dharmasraya yang coba dikon­firmasi Haluan tentang masa­lah ini, Jumat (13/1), sedang tidak berada di tempat. Ko­non, yang bersangkutan se­dang turun ke lapangan. Namun salah seorang stafnya, ketika ditanya tentang hal itu mengatakan bahwa angka kematian sapi akibat penyakit SURA sekitar 21 ekor sapi. Angka tersebut berdasarkan hasil tes labor, dimana sampel darah sapi tersebut sebelum­nya dibawa ke labor di Bu­kittingi.

Sumber lain pada dinas itu mengatakan bahwa tim dari labor Bukittingi juga sudah turun. Sementara tim dari Dinas Peternakan Pro­vinsi Sumbar juga akan turun ke Dharmasraya guna melihat langsung ke lapangan.

Penyakit SURA adalah penyakit yang terdapat pada sapi. Virusnya memakan sel-sel darah merah. Akibatnya fisik sapi melemah karena selera makan sapi yang terserang viruis tersebut hilang. Akhirnya sapi mati. Penyakit itu selama ini belum pernah ada di Dharmasraya. Namun dua bulan terakhir ini mulai muncul. Diduga akibat sapi yang masuk ke Dhar­masraya kurang terpantau kesehatannya. Padahal Dhar­masraya sedang gencar-gen­carnya menggalakkan peter­nakan sapi. (h/mdi/fma)

Comments (0)Add Comment

Write comment

busy