Warning: substr() expects parameter 3 to be long, string given in /home/harianha/public_html/components/com_jomcomment/views.jomcomment.php on line 264
| TAK BANYAK KAMPUS YANG IDEAL |
|
|
|
| Ditulis oleh Teguh |
| Minggu, 22 Januari 2012 00:00 |
|
MENURUT MAHASISWA Seperti apa kampus idaman mahasiswa? Sudah termasuk idealkah kampus tempat sobat berlajar saat sekarang ini? Nah, untuk mengetahui hal itu, Tim Haluan Kampus mewawancarai beberapa sobat mahasiswa. Kita ingin tau, yang disebut kampus ideal itu serupa apa sih? Menurut Matur Prasojo, Ketua BEM FIS UNP kampus ideal itu memiliki kriteria sendiri. “Kampus ideal itu adalah kampus yang menaati sistem yang telah disepakati bersama. Selama ini masih banyak kalangan yang tidak mentaati peraturan yang telah disepakati bersama, padahal itulah yang paling penting dalam sebuah kampus,” kata Matur Prasojo. Ia menilai UNP belum termasuk dalam kriteria itu. Menurutnya, sebuah peraturan mestilah dihasilkan melalui sistem musyawarah mufakat.Kampus juga harus memiliki sarana dan prasana yang baik untuk menunjang kreativitas mahasiswa. Seperti fasilitas asrama, olahraga. Selain itu perbaikan gedung kampus harus dipercepat pasca bencana gempa. Hal senada juga diungkapkan oleh Abdul Hadi, mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Universitas Bung Hatta. Di mata Adi, sapaaan akrabnya, kampus UBH belum masuk kampus yang ideal. Hal ini dikarenakan ada beberapa fasilitas yang masih kurang lengkap. Selain itu pelayanan juga masih kurang memuaskan. “Kampus ideal adalah kampus yang memiliki fasilitas memadai, baik dari segi buku di perpustakaan sampai kebersihan toilet,” terang Abdul Hadi. “Saat ini saya kuliah di dua universitas.” Kuliah di dua tempat ini ia lakukan karena berharap di kampus kedua ia bisa menemukan kondisi yang sangat kondusif bagi prestasi akademiknya. Sayang, hal itu belum tercapai. Adakah Kampus Ideal itu? “Relatif,” begitu jawab Rahmi Septina, mahasiswi UNP Jurusan Matematika. “Tergantug bagaimana mahasiswanya mensyukuri fasilitas yang ada dan pelayanan yang telah diberikan.” Masih menurut Rahmi, bagus dan lengkap pun fasilitas, bila mahasiswa tidak mampu memanfaatkannya, juga tidak akan banyak berpengaruh terhadap prestasi belajar mahasiswa. Sebaliknya, di kampus yang biasa-biasa saja, yang fasilitasnya tidak lengkap, bila si mahasiswa mau meningkatkan kualitas dirinya, ia tetap akan unggul. Lain lagi dengan Betri Wahyuni. Menurut gadis yang kuliah di Jurusan Teknologi Hasil Pertanian Unand ini, kampusnya sudah ideal bila dilihat dari fasilitas perpustakaan. Buku-buku yang ada di perpustakaan pun sudah lengkap. Hal senada juga diungkapkan Arzi, mahasiswa PMI IAIN Padang. Baginya IAIN sudah ideal bila dilihat dari aktifnya banyak organisasi mahasiswa. Yang masih perlu diperbaiki adalah kualitas pelayanan dan fasilitas. Hmm, setiap mahasiswa punya kriteria kampus ideal tersendiri. Tapi, tentu saja tidak ada yang benar-benar ideal di dunia ini. Setiap kampus pasti memiliki masalahnya sendiri. Sekarang berpulang kembali ke diri kita masing-masing. “Jika ingin maju berusahalah, tapi bila kemauan kurang kuat,seideal apapun kampus tempat bernaung, tak akan berpengaruh banyak terhadap kualitas diri kita,” katanya. (rizki diana rangkuti/komunitas jurnalistik)
Set as favorite
Bookmark
Email this
Hits: 696 Comments (1)
![]() Write comment
Newer news items:
Older news items:
|

BERANDA
BERITA HARIAN
ARTIKEL
MINGGUAN
ARSIP
E-PAPER
TENTANG KAMI



