Jumat, 24 Oktober 2014
UMK Batam 2014, Minimal Rp2,5 Juta PDF Cetak Surel
Selasa, 14 Februari 2012 01:46

BATAM, HALUAN — Pernyataan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Menakertrans), Muhaimin Iskandar yang akan mendorong agar upah minimum buruh bisa mencapai Rp2 juta di seluruh wilayah Indonesia sebelum tahun 2014, dianggap masih minim oleh kalangan serikat buruh di Batam.

Koordinator Garda Metal FSPMI Kota Batam, Suprapto yang mematok angka minimal Rp2,5 hingga Rp3 juta sebagai Upah Minimum Kota (UMK) Batam 2014. “Untuk standar Batam, Rp2 juta masih kurang. Hitung-hitungan kita, justru antara Rp2,5-3 juta,” ungkapnya di Muka­kuning, Batam, Senin (13/2).

Patokan UMK Batam se­besar Rp2,5 juta dinilainya sebagai angka yang wajar. Karena semakin mening­katnya kebutuhan hidup layak dari waktu ke waktu. Jika patokan UMK Batam di bawah Rp2,5 juta, akan sulit bagi buruh memenuhi standar kebutu­hannya. Dengan adanya upah minimum yang sesuai dengan kebu­tuhan, maka diharapkan akan meningkatkan etos kerja dan produk­tifitas buruh. “Semakin bagus kesejah­teraan buruh, maka akan semakin me­ning­kat juga produktifitasnya,” ujarnya.

Meskipun begitu, Suprapto sangat mendukung target yang dicanangkan Menakertrans terkait upah minimum buruh sebesar Rp2 juta pada 2014. Target minimal tersebut bisa diterap­kan di dae­rah-daerah di Indonesia dengan tingkat kebutuhan hidupnya rendah. Namun kalau untuk di Batam, UMK Rp2 juta di 2014, masih di bawah perkiraan standar hidup layak. (wan)

Comments (1)Add Comment
0
ciyu solo
written by string, November 06, 2013
bocoran umk batam

Write comment

busy

Newer news items:
Older news items: