| Lagi, Batam Produksi Kapal Perang |
|
|
|
| Kamis, 16 Februari 2012 02:03 | |||
|
HARI INI MENHAN RESMIKAN KRI KUJANG 642 BATAM,HALUAN— Satu lagi, kapal perang buatan perusahaan shipyard di Batam selesai dikerjakan dan akan diresmikan pengoperasiannya oleh Menteri Pertahanan RI, Purnomo Yusgiantoro di Dermaga Makobar Batuampar Batam, Kamis (16/2). Kapal yang diberi nama KRI Kujang 642, merupakan kapal perang kedua yang berhasil diproduksi putera-puteri terbaik Indonesia di Batam. Sebelumnya pada tahun 2011 juga telah berhasil diproduksi KRI Clurit 641.Kapal yang memiliki bobot 240 Gross Ton (GT), panjang 44 meter dan lebar 7,4 meter tersebut, berhasil diselesaikan dalam kurung waktu satu tahun oleh PT Palindo Marine. Kapal tersebut dikerjakan di Tanjungucang, Batam sejak Desember 2010 dan berhasil dirampungkan pada Desember 2011. Kapal yang dirancang untuk menjadi kapal andalan di perairan Kepri, merupakan kapal perang jenis KCR-40 (Kapal Cepat Rudal) yang dilengkapi dengan berbagai alutsista canggih, seperti rudal C-705, meriam kaliber 35,6 mm dan memiliki kecematan 30 knot dengan 3 mesin tenaga kuda jenis MAN 1.800. “Kapal ini memiliki daya jangkauan lebih jauh dan akurasi tembakan terhadap sasaran lebih bagus,” ujar Kepala Pengawas Platform KCR 40, Letda Laut (T) Rudi Krisanto, saat ditemui disela-sela penyambutan Menhan di Dermaga Makobar, Rabu (15/2). Tidak hanya sampai di situ, kata Rudi, kapal yang dikerjakan oleh 100 orang putera-puteri terbaik Indonesia, memiliki sistem komunikasi dan menjadi pusat informasi tempur yang lebih terintegratif dalam ruang satu komando. Sehingga setiap informasi yang diterima dapat dengan cepat terdistribusi kepada semua petugas yang melakukan patroli. Dari sisi ketahanan, bodi KRI Kujang 642 terbuat dari baja botton stels higt tensil, sementara bagian bawah memiliki super tract aluminium flat. Sehingga kapal tersebut aman dari berbagai hataman benda keras yang dapat menghancurkan bodi kapal dalam pelayaran. Sebelum dioperasikan, KRI Kujang 642 telah mengalami pengujian secara bertahap. Di mana pada tahap awal dilakukan pengujian performa equitment dan pada tahap kedua dilakukan pengujian ketahanan secara menyeluruh yang dilakukan oleh tim penguji dari Menhan. “Secara menyeluruh, pengujian sudah kita lalui dan sudah memenuhi seluruh standar untuk jenis kapal KCR,” tegas pengawas yang sejak awal mengawasi pembuatan kapal KRI Kujang 642. Pada pengujian tersebut, telah dilakukan pelayaran selama dua kali, dengan masing-masing mengambil waktu 4 jam dan 8 jam di sekitar perairan Barelang dan Berakit. Berdasarkan informasi yang dihimpun Haluan Kepri, kapal hasil murni dari tangan-tangan anak negeri ini, akan dioperasikan menjaga kedaulatan laut Indonesia di bagian barat. Sehingga kemungkinan besar kapal tersebut akan mengambil sandar di Tanjunguban sebagai pusat pengendalian operasi. Dipastikan, peresmian kapal juga dihadiri Panglima TNI, Laksamana TNI Agus Suhartono, Kepala Satuan Angkatan Laut (KASAL) Laksamana Soeparno dan sejumlah petinggi militer yang turut serta dalam rombongan Menhan yang telah tiba di Batam pada pukul 12.00 di Dermaga Makobar, Rabu (15/2). Serta petinggi militer dari Danrem 033/WP, Kodim 0316, Lantamal IV Kepri dan Yonif 134/TS. (cw55)
Set as favorite
Bookmark
Email this
Hits: 350 Comments (0)
![]() Write comment
Newer news items:
Older news items:
|

BERANDA
BERITA HARIAN
ARTIKEL
MINGGUAN
ARSIP
E-PAPER
TENTANG KAMI


