Jumat, 18 April 2014
Sehari Tak Masuk Kerja, Dipotong Rp40 Ribu PDF Cetak Surel
Sabtu, 18 Februari 2012 02:21

PNS PEMKO BATAM

BATAM,HALUAN – Guna meningkatkan kedisiplinan Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemko Batam, bagi PNS yang tidak masuk kerja tanpa alasan, maka gajinya dipotong Rp40 ribu perhari tanpa terkecuali. Potongan  diambil dari dana tunjangan prestasi kerja

“Guna meningkatkan kedi­siplinan dan konsekuensi kerja, makanya harus ada tindakan,” kata Kabag Hu­masPemko Batam Salim, di­ruang kerjanya, Jumat (17/2).

Peraturan tersebut, lanjut Salim, sebenarnya sudah diterapkan tahun lalu. Namun pada tahun ini lebih dite­kankan. Yang dipotong tunj­angan prestasi kerja, sedang tunjangan lainnya, seperti beban kerja dan kondisi kerja tidak ada potongan.

Adapun besaran tunjangan prestasi kerja tersebut tergan­tung pangkat dan jabatannya. Untuk pejabat eselon II sebe­sar Rp2 juta perbulan, eselon III Rp1,9 juta perbulan, eselon IV Rp1,8 juta perbulan. Semen­tara untuk staf go­longan IV Rp1,6 juta perbulan, golongan III Rp1,4 juta per­bulan, golongan II Rp1 juta perbulan dan golongan I Rp800 ribu perbulan, serta honor daerah besar tunjangan prestasi kerjanya sebesar Rp250 ribu perbulan.

Dari besaran tersebut, akan dipotong jika tidak masuk kerja. Tapi, bagi pe­gawai ada alasan yang jelas, tidak dipotong. “Ini dihitung setiap hari, dan pemo­tong­annya akan dirangkap setiap bulan,” kata Salim.

Ketidakhadiran pegawai dilihat dari absensinya. Da­lam satu hari ada tiga kali absensi, pada pukul 07.30 WIB absensi umum, dan 10 menit kemudian absensi ruangan. Dan terakhir abesen­si ruangan pada jam pulang pada pukul 16.00 WIB. Jika pada abesensi pertama terlam­bat maka akan dicatat dan dilamporkan. “Kedi­sipi­linankan harus selalu diingat-ingatkan,” kata Salim.

Menganai ketidakhadiran, tutur Salim, dalam tiga hari berturut-turut tanpa kete­rangan, maka akan dibe­rikan surat teguran.

Dan sampai saat ini belum ada pegawai yang mendapat sanksi sampai diberhentikan. Kedisiplinan bukan hanya diterapkan pada saat absensi saja. Tapi saat keluyuran juga harus dilihat. “Jangan semba­rangan keluar, sementara masih jam kerja,” tutup Salim (h/cw56)

Comments (0)Add Comment

Write comment

busy

Newer news items:
Older news items: