Jumat, 31 Oktober 2014
Dua Direktur Dituntut Dua Tahun Penjara PDF Cetak Surel
Rabu, 22 Februari 2012 02:34

KONTRAK BAWAH TANGAN

PADANG, HALUAN- Dua bos kontraktor yakni Direktur PT Landsano Jaya Mandiri, Hosnel dan Direktur PT Matahari Terbit Group, Edwin Fhenes, masing-masing dituntut 2 tahun penjara. Mereka juga dipidana denda masing-masing sebesar Rp50 juta subsider 3 bulan kurungan.

Dalam dugaan korupsi pelaksanaan proyek kegiatan pembangunan Jalan Lingkung Area di kawasan Istana Pagaruyung Kabupaten Tanah Datar tahun 2008 ini, hanya terdakwa Hosnel yang dihukum membayar uang pengganti sebesar Rp241.336,54. Sedangkan terdakwa Edwin Fhenes tidak dituntut membayar uang pengganti.

Dalam tuntutan terpisah, Jaksa Endi Arofa di Pengadilan Tipikor Padang, Selasa (21/2), mengatakan, kedua terdakwa terbukti bersalah melakukan tindak pidana korupsi dengan tujuan menguntungkan diri sendiri, orang lain, atau suatu korporasi, menyalahgunaan kewe­nangan dan kesempatan,atau sarana yang ada padanya karena jabatan, atau kedudukan, yang dapat merugikan keuangan atau perekonomian Negara, sebagaimana dimaksud dalam Pasal 3 jo Pasal jo Pasal 18 Ayat (1) huruf a, huruf b, Ayat (2), Ayat (3) UU Tipikor jo Pasal 55 Ayat 1 ke-1 KUHP.

Ditambahkan jaksa Ulfan, kerugian negara yang ditimbulkan akibat dari perbuatan terdakwa telah dibuktikan dengan hasil audit Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) yang dilakukan pada 11 Juli 2011 lalu. Dimana dari hasil audit tersebut ditemukan kerugian negara sebesar Rp40.241.336.

Menanggapi tuntutan ini, kedua terdakwa menyatakan akan menyampaikan pembelaannya melalui penasihat hukum (PH) mereka masing-masing. Hakim Ketua Budi Susilo memutuskan menunda sidang hingga Selasa (6/3) depan. Dugaan korupsi ini, bermula ketika tahun 2008 lalu. (h/dla)

Comments (0)Add Comment

Write comment

busy

Newer news items:
Older news items: