Selasa, 29 Juli 2014
Masjid Basis Ilmu Pengetahuan PDF Cetak Surel
Senin, 19 Maret 2012 00:47

MAIGUS NASIR

Masjid merupakan tepat kaum Muslim beribadah untuk mendekatkan diri kepada Allah.

Selain itu, masjid juga digunakan untuk beriktikaf, membersihkan diri untuk menimbuhkan kesadaran dalam beragama. Namun,  sebenarnya masjid bisa dugu­nakan sebagai tempat apapun yang bertujuan positif bagi umat Islam.

Hal tersebut disampaikan Maigus Nasir, Ketua Dewan Masjid Indonesia Kota Padang, dalam bincang-bincang dengan Haluan, Minggu (18/3) di Nurul Iman.

Menurutnya, kemunculan dan perkembangan masjid di Indonesia bersamaan dengan kerkembangan Islam di Indo­nesia. Dalam perkembang­annya, di samping menjadi tempat beribadah, masjid juga telah menjadi basis dakwah, pengembangan ilmu penge­tahuan, dan pendidikan Islam. Dalam perkembangan praktik kehidupan Rasulullah, dan umat sesudahnya masjid digu­nakan untuk kepentingan umum.

“Nabi juga pernah men­dirikan kemah, untuk mera­wat korban perang yang terlu­ka di halaman masjid, Nabi juga pernah mengatur urusan kenegaraan di dalam masjid. Pengembangan prog­ram mas­jid adalah upaya untuk me­realisasikan misi agama Islam, yaitu menjadi petunjuk dan rahmat, bagi seluruh alam,” kata Maigus Nasir.

Hal ini juga dapat dilihat dalam Alquran At-Taubah Ayat 18, yang artinya, hanya orang-orang yang hendaklah memakmurkan masjid-masjid Allah, ialah orang-orang yang beriman kepada Allah, dan hari kemudian, serta tetap mendirikan salat, menunaikan zakat dan tidak takut (kepada siapapun) selain kepada Allah, maka merekalah orang-orang yang diharapkan termasuk golongan orang-orang yang mendapat petunjuk.

“Ayat ini menunjukkan, sebagai orang-orang beriman hendaknya mereka memak­murkan masjid. Memak­murkan di sini bukan hanya menjadikan tempat beri­badah, meramaikan masjid dengan syiar-syiar agama juga bagian dari memakmurkan masjid.

Jika ia telah mela­kukan hal itu, mereka baru mendapat mengakuan dari Allah sebagai orang-orang beriman,” katanya. (h/yat)

Comments (0)Add Comment

Write comment

busy

Newer news items:
Older news items: