| Duka Mendalam Kepergian Gary Moore |
|
|
|
| Selasa, 08 Februari 2011 02:26 | |||
|
Gitaris asal Irlandia yang bernama lengkap Robert William Gary Moore, lahir pada 4 April 1952, meninggal dunia saat tengah menjalani liburan di Spanyol, Minggu 6 Februari 2011 waktu setempat. Moore yang pernah memperkuat grup legendaris asal Irlandia,Thin Lizzy ini meninggal dalam usia 58 tahun. Manager Thin Lizzy, Adam Parsons mengatakan kepada BBC bahwa dia ditemukan meninggal pada hari Minggu pagi.Moore sendiri bergabung dengan Thin Lizzy karena ajakan Phil Lynott untuk menggantikan gitaris Eric Bell. Dalam wawancara dengan BBC, Bell menyatakan dia masih terkejut dengan kematian Moore. “Saya masih belum percaya dengan kabar tersebut,” kata Bell. “Dia terlihat bugar dan dia adalah pria yang sehat”. Editor majalah musik Irlandia, Hot Press, Niall Stokes menggambarkan Moore sebagai seseorang yang jenius. Karya Moore banyak mendapat pujian dari para kritikus musik termasuk karyanya dalam album Thin Lizzy, Nightlife yang diluncurkan pada tahun 1974. Keberadaannya bersama grup itu seolah memberi warna tersendiri. Selama bergabung dengan grup tersebut dia tidak pernah terbawa dalam format musik Thin Lizzy. Pada tahun 1975 dia melepas album solo pertamanya, Grinding Stone dan penampilannya di album ini membuat dia dikenal sebagai musisi yang punya ciri dan talenta tersendiri yang luar biasa. Sempat berkonsentrasi di album solo, Moore sepat meninggalkan Thin Lizzy namun pada akhir tahun 1970-an dia kembali bergabung dengan grup tersebut. Meski demikian karir solo Moore juga terus berlanjut dan merajai tangga lagu Inggris salah satunya lewat singlenya Parisienne Walkways dan Out In The Fields. Selama karirnya dia dikenal sebagai gitaris yang tampil dalam berbagai genre musik seperti blues, metal dan hard rock. Dia juga kerap tampil bersama artis besar dan telah melepas 20 album. “Pikiran kami bersama anak-anak, keluarga dan teman-temannya pada saat sedih ini,” katanya. Menurut jejaring Irish Times, Gary ditemukan sudah meninggal di kamar hotelnya di Estepona. Otopsi dijadwalkan dilakukan di Kota Malaga, yang berdekatan, kata surat kabar tersebut. Wanita jurubicara Kantor Urusan Luar Negeri di Inggris di London mengatakan, “Kami sadar (mengenai meninggalnya Gary Moore), dan kami siap memberi bantuan konsuler. Kami bersedih atas kehilangan yang dirasakan oleh keluarganya.” Gary baru saja berusia 16, ketika ia pindah dari Belfast ke Dublin pada 1969 untuk bergabung dengan Skid Row, yang menampilkan Phil Lynott sebagai penyanyi utama. Gary belakangan dibawa bergabung dengan Thin Lizzy, yang terkenal karena lagu larisnya seperti Whiskey in the Jar dan The Boys Are Back in Town. Ia menggantikan Eric Bell, yang hengkang dan mengatakan kepada BBC, “Aku masih tak bisa percaya ini. Ia sangat gagah, ia bukan korban jiwa rock, ia adalah orang sehat. Ia adalah pemain jempolan dan musikus yang berdedikasi.” Selain main bersama Thin Lizzy selama beberapa priode, Gary bekerja secara terpisah dengan Lynott, yang meninggal pada 1986 akibat komplikasi yang berkaitan dengan obat-obatan. Gary Moore juga bekerja dengan sejumlah artis papan atas, termasuk George Harrison. (h/naz/bbc)
Set as favorite
Bookmark
Email this
Hits: 616 Comments (0)
![]() Write comment
Newer news items:
Older news items:
|

BERANDA
BERITA HARIAN
ARTIKEL
MINGGUAN
ARSIP
E-PAPER
TENTANG KAMI


Dengan kesedihan dan penyesalan yang mendalam kami harus mengumumkan bahwa Gary Moore meninggal sewaktu berlibur di Spanyol. Gary Moore kerap memainkan musik blues selama karirnya.