Sabtu, 02 Agustus 2014
Pomal Tertibkan Atribut TNI PDF Cetak Surel
Rabu, 28 Maret 2012 01:10

PADANG, HALUAN — Polisi Militer Angkatan Laut (POMAL) Lantamal II Padang menggelar Operasi Penegakan Ketertiban terhadap atribut, atau lambang-lambang TNI yang dipasang pada kendaraan milik pribadi di sekitar Jalan M Thamrin, Selasa (27/3).

Operasi ini langsung dipimpin Komandan Pomal Lantamal II Mayor Laut (PM) Gokdin Gultom. Menurutnya, penertiban atribut sudah sering dilakukan. Pihaknya akan terus melaksanakan operasi ini di lokasi berbeda, karena diduga sudah marak kendaraan pribadi baik milik anggota TNI, maupun warga sipil yang mema­sang stiker atau lambang TNI.

“Dalam operasi Gaktib kali ini kami menyita puluhan stiker dari kendaraan roda empat mau­pun roda dua milik anggota,” katanya.

Penertiban tersebut sesuai dengan perintah pimpinan TNI dari pusat, dan perintah Koman­dan Lantamal II, karena lambang TNI telah banyak digunakan secara menyalahi aturan, khusu­nya stiker yang sering ditempel pada badan kendaraan roda empat, maupun roda dua ataupun di bagian plat nomor kendaraan.

Sesuai aturan, lambang TNI atau stiker hanya boleh dipasang pada kendaraan dinas, bukan untuk kendaraan pribadi. Hal ini juga dilakukan sebagai antisipasi penyalahgunaan atribut TNI oleh warga sipil dengan mengaku-ngaku sebagai tentara, dan melakukan kegiatan-kegiatan untuk kepen­tingan pribadi.

“Tidak tertutup kemungkinan, ada oknum-oknum masyarakat tertentu menggunakan atribut TNI untuk melakukan tindak pidana kejahatan,” jelasnya.

Gokdin menghimbau kepada masyarakat luas agar tidak menya­lahgunakan pemakaian atribut ataupun simbol-simbol TNI dalam bentuk apapun untuk menjag­a nama baik TNI, serta demi kenyamanan, keamanan dan ketert­iban di tengah masyarakat. Selain itu, kepada pemilik toko yang menjual atribut TNI agar memperketat penjualan perleng­kapan atau atribut TNI harus dengan memperlihatkan kartu identitas sebagai anggota TNI.(h/wan)

Comments (1)Add Comment
0
Banggalah TNI
written by string, Maret 28, 2012
Kalau ada warga yang pakai attribut TNI bersyukurlah TNI, berarti masih banyak yang suka dan fans sama TNI, kalau suka sama Tentara Amerika, bagaimana? dan jangan sampai ada yang bilang nantinya, jangankan lihat orangnya lihat attributnya saja ogah,kalau begini bisa gawat tapi kalau ada yang menyalahgunakan itu resiko oknum tersebut, masak gara-gara attribut saja nama baik TNI akan tercemar? ngak benar itu pak? lemah sekali hukum kita dan sekarang masyarakat kita sudah bisa menilai kok, tapi kalau ada undang-undang larangan pemakaiaan attribut TNI sebaiknya di sosialisasikan biar warga tidak pakai lagi attribut TNI tersebut.TKS

Write comment

busy

Newer news items:
Older news items: