Rabu, 23 Juli 2014
Camat Berprestasi dari Payakumbuh PDF Cetak Surel
Jumat, 13 April 2012 00:37

ELFRIZA ZAHARMAN

Prestasi seseorang tak kan lepas dari peran orang lain di belakangnya. De­mikianlah prinsip Dra. Elfriza Zaharman, Camat dengan berbagai prestasi dari kota Payakumbuh.

“Prestasi yang saya dapat, adalah prestasi masyara­katnya yang ulet dan gigih dalam berbagai usaha, perta­nian, peternakan, perindus­terian, serta warga yang me­mi­li­ki semangat gotongroyong yang tinggi,”  kata Cece panggilan akrab Elfriza

Kecamatan Payakumbuh Selatan yang dipimpinnya, memiliki warga yang 75 persennya adalah petani. Namun banyak juga yang berkecimpung dalam bidang industri, mulai dari usaha pabrik kakao yang tentu memiliki kebun kakao (coklat) setiap keluarga, bordir,  keranjang, sangkar burung , bakul  untuk membawa  sayur ke berbagai  kota Sumbar, Riau, Jambi  dan Batam Kepri.

Begitu juga  usaha industri pabrik coklat kata Cece yang jebolan S1 IIP Jakarta ini, sudah bisa diolah menjadi tepung coklat, coklat batangan, serta berbagai macam  permen (bonbon ), walau masih bersetatus pabrik mini.Hal menonjol  lainnya pada kecamatan yang pernah KUBE nya juara Sumbar  dan Agustus 2011 ke Istana Negara , juga berkembang peternakan sapi, ayam potong, ayam petelur, serta berkembang budidaya ikan lele.

“Saking banyaknya hasil kolam ikan lele, di daerah kelurahan dan juga nagari Aur Kuning, sudah dibuka pula oleh warga pengasapan ikan lele, hingga hasil asapan lebih tahan, dan lebih mengun­tung bagi masyarakat,” kata ibu  kelahiran Payakumbuh 2 Februari 1969 ini.

Bicara tentang penilaian untuk meraih camat ber­prestasi Sumatera Barat, ibu dari 3 anak ini bakal menyam­paikan ekpose di kantor Gubernur Sumatera Barat 16 April 2012 mendatang. Usai ekpose di kantor Gubernur, tim penilai bakal turun melihat kenyataan lapangan di Kota Payakumbuh.

Seiring dengan penilaian sebagai camat berprestasi, salahseorang lurahnya dari Aur Kuning juga bakal dinilai tim penilai lurah tingkat provinsi. Saat ini Irnaldi, S.Sos lurah Aur Kuning sudah meraih prestasi dua terbaik Sumbar.

Untuk penentuan pemun­cak satu, kata penggemar olahraga  senam artistik terutama senam lantai dan bersepeda ini, 30 April 2012 akhir bulan ini, tim penilai Sumbar akan tu­run pula kekelurahan Aur Kuning, menilai  lurah.

Kecamatan berpenduduk 10.019 jiwa ini, juga taat membayar PBB (Pajak Bumi Bangunan) gambaran tahun lalu pokok  Rp201.596.412 dari target Rp223.346.558, berhasil direalisir 80,49 persen. Dari 9 kelurahan di lingkungan kecamatan Payakumbuh Selatan, kelurahan Ampangan lewat target 101,07 persen.

Kelurahan lainnya diatas rata – rata 80 persen, dan dua kelurahan Balai Panjang 95,80 persen dan kelurahan Koto Tuo 90,54 persen.

Populasi ternak sapi dikecamatan Payakumbuh data 2010 sebanyak 764 ekor, kerbau 38 ekor, kuda 20 ekor, dan kambing 925 ekor.Begitu juga ternak ayam kampung  lebih kurang 23.113 ekor, puyuh 20.500 ekor, itik 13.405 ekor, ayam petelur 86.700 ekor, serta ayam pedaging mencapai 342.750 ekor, kata camat yang  yang pernah berkunjung ke Malaysia dan Singapura ini, bersemangat.

Ibu camat Payakumbuh Selatan yang suka makanan pedas ini, kini   tinggal di Jalan Nunang No.16 Payakumbuh, juga senang organisasi serta olahraga dan kesenian. Anak  bungsu dari 2 bersaudara pasangan Zaharman dan ibu Ellyza Noerhan ( lamarhum ) ini,  tinggal bersama suami Rida Ananda kepala Dinas Parawisata Pemuda dan Olahraga Kota Paya­kumbuh , dan dikarunia 3 anak yakni Faiz Utama Ridho, Forza Gadissafitri, dan Fatih Ibnu Reza. (h/snt)

Comments (0)Add Comment

Write comment

busy

Newer news items:
Older news items: