| Pemprov Sumbar akan Terima CPNS |
|
|
|
| Minggu, 22 April 2012 00:49 | |||
|
PADANG, HALUAN — Pemerintah Provinsi Sumatera Barat akan menerima CPNS tahun ini seiring dengan peluang yang diberikan pemerintah pusat. Namun berapa jumlah yang akan diterima, masih belum dapat dipastikan karena masih dikalkulasikan. Yang jelas tenaga akuntansi dan tenaga teknis lainnya sangat dibutuhkan. Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sumbar Jayadisman kepada Haluan Sabtu (21/4), di Padang mengatakan, Kementerian PAN dan Reformasi Birokrasi memberi kesempatan kepada daerah untuk menerima CPNS tahun ini antara 50.000 sampai 60.000 formasi.Kendati dibuka untuk daerah, tapi syaratnya hanya untuk daerah yang belanja pegawainya di bawah 50 persen dan telah menyelesaikan penghitungan kebutuhan PNS di daerahnya. Pemprov Sumbar sendiri belanja pegawainya termasuk di bawah 50 persen. Peluang ini yang akan dimanfaatkan Pemprov Sumbar. Apalagi PNS yang pensiun juga cukup banyak tahun ini. Tetapi penerimaan CPNS ini tidak dikaitkan dengan PNS pensiun melainkan berdasarkan analisis beban kerja dan jabatan yang dibutuhkan. Sedangkan anggaran untuk penerimaan CPNS juga sudah dianggarkan dalam APBD Sumbar 2012 sebesar Rp50 juta. “Kita akan buka penerimaan CPNS tahun ini. Peluang itu pun diberikan Kementrian PAN khusus bagi daerah yang belanja pegawainya di bawah 50 persen dan telah menyelesaikan penghitungan kebutuhan PNS,” katanya. Namun pihaknya belum menyusun formasi CPNS tersebut. Tetapi dapat dipastikan formasi yang tersedia untuk tenaga akuntansi yang dibutuhkan untuk pelaporan keuangan dan tenaga teknis bidang tertentu, seperti sarjana teknis sipil, sarjana pertanian atau sarjana pertambangan. Sedangkan formasi umumnya, tidak akan diterima karena tenaga yang sudah ada cukup banyak. Waktu penerimaan juga belum dapat dipastikan, karena saat ini pihaknya tengah merampungkan penghitungan kebutuhan PNS sesuai tuntutan Kementrian PAN dan RB, berdasarkan analisa beban kerja dan analisa jabatan. “Kita tunggu sajalah. Saat ini kami tengah menuntaskan penghitungan kebutuhan PNS,” katanya singkat. Kuota PNS 60 Ribu Orang Sebelumnya, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan) menyediakan kuota penerimaan pegawai negeri sipil (PNS) reguler pada tahun 2012 sebanyak 60 ribu orang. “Kuota itu disiapkan untuk memenuhi kebutuhan tenaga pegawai yang benar-benar dibutuhkan secara khusus, seperti tenaga medis dan pengajar,” kata Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN) Azwar Abubakar dalam pertemuan anggota Badan Pemeriksa Keuangan dengan Wali Kota/Bupati seluruh Bali dan Nusa Tenggara, di Denpasar, Jumat (20/4) lalu. MenPAN mengatakan, jumlah tersebut sepertiga dari kuota yang disiapkan beberapa waktu lalu, di mana sebanyak 20 ribu orang untuk di tingkat pusat. Oleh karena itu, tambah Azwar, pihaknya memberikan kesempatan kabupaten/kota mengajukan kebutuhan pegawai seusai analisanya. Azwar menjelaskan, setiap kabupaten/kota akan disiapkan tenaga analis jabatan untuk menentukan kebutuhan di wilayah tersebut. Masih kata MenPAN, alasan disiapkan kuota sebanyak itu karena adanya pegawai yang akan pensiun sebanyak 120 ribu orang, tapi untuk menutupinya hanya dibutuhkan setengahnya saja dari PNS baru. “Terkait dengan kebijakan moratorium PNS yang diberlakukan sampai akhir tahun ini, hal itu masih berjalan, namun kami memberikan catatan pengecualian sebanyak 60 ribu,” katanya. ((h/vie)
Set as favorite
Bookmark
Email this
Hits: 702 Comments (0)
![]() Write comment
Newer news items:
Older news items:
|

BERANDA
BERITA HARIAN
ARTIKEL
MINGGUAN
ARSIP
E-PAPER
TENTANG KAMI


