| Hanura Merasa Dipojokkan |
|
|
|
| Senin, 23 April 2012 02:37 | |||
|
HASIL SURVEI PADANG, HALUAN — Hasil survei yang sering diekspos di berbagai media massa, dinilai cenderung menyudutkan Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura). Hasil tersebut sama sekali tidak dapat dipertanggungjawabkan. Karena, dalam melakukan survei, lembaga survei tidak pernah minta izin pada Hanura. Apalagi hasil yang disampaikan, juga bertentangan dengan realitas politik yang ada. Seperti porsi atau penempatan kader yang mencapai 917 orang kader, di DPR, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/kota se-Indonesia.Jika jumlah itu berhasil dikumpulkan, maka 3,7 persen suara nasional dengan rasio mencapai 60 juta pemilih sudah didapat. “Mereka tidak pernah minta izin, bahwa Hanura dilibatkan dalam survei. Kami tidak tidak nyumbang biaya dalam survei, tahu-tahu Hanura menempati posisi 2,1 persen. Kami jadi terkejut, metode apa yang dipakai dalam survei itu,” kata Ketua DPP Partai Hanura Jenderal (Purn) Wiranto, saat membuka rapat kerja daerah (rakerda) Hanura se-Sumbar, Minggu (22/4). Ia minta seluruh kader, untuk tidak terpengaruh dengan hasil survei tersebut. Karena memang survei yang dilakukan sudah disetir, oleh pihak-pihak berkepentingan tertentu. “Semua kader harus fokus, jangan sampai terpengaruh, dan patah semangat. Apalagi hanya gara-gara melihat hasil survei yang menyebutkan Hanura berada di posisi paling bawah,” kata mantan Panglima TNI itu. Kenapa tidak harus terpengaruh, katanya melanjutkan, karena dari segi struktur partai, Hanura sudah semakin baik, dan besar. Hampir setiap struktur sudah terisi, sampai ke tingkat paling bawah. “Saat ini, struktur partai sudah semakin baik. Kalau kita dinilai rendah. Itu jelas tak masuk akal,” ujarnya. Ia menyebutkan, untuk menandingi hasil survei tersebut, secara internal juga dilakukan survei. Di mana survei dilakukan dengan melibatkan kaum intelektual, pakar atau beberapa orang profesor di perguruan tinggi. Hasil survei internal itu katanya jauh lebih menggembirakan, yakni dengan angka 11,7 persen. “Ini hasil survei kita yang wajib dipertahankan dan ditingkatkan,” terangnya. Sementara itu, Ketua DPD Hanura Sumbar HM Tauhid meminta semua kader, untuk bekerja keras mempersiapkan Pemilu 2014. Menurutnya, hasil survei yang seringkali memojokan, bentuk atau cerminan bahwa budaya santun dalam berpolitik sudah hilang. “Yang penting semua kader harus fokus berkerja, persiapkan diri untuk pemilu mendatang,” ujar Wakil Ketua Komisi III DPRD Sumbar itu. Rakerda tersebut turut dihadiri Gubernur Sumbar Irwan Prayitno. Target perolehan kursi pada pemilu 2014, katanya dua kali lipat dari yang ada sekarang di DPRD Sumbar. Jika saat ini baru menempatkan 5 orang kader, maka pemilu akan datang harus 10 orang. Dengan begitu, unsur pimpinan dewan, akan dapat diperoleh Hanura. “Begitu juga di tingkat DPRD Kabupaten/kota harus jauh lebih baik. Kepercayaan rakyat harus dijaga, yang jelas Hanura tidak akan pernah khianat pada rakyat,” katanya. (h/rud)
Set as favorite
Bookmark
Email this
Hits: 172 Comments (0)
![]() Write comment
Newer news items:
Older news items:
|

BERANDA
BERITA HARIAN
ARTIKEL
MINGGUAN
ARSIP
E-PAPER
TENTANG KAMI


