Minggu, 19 May 2013
Penyelesaian Mega Proyek Harus Tepat Waktu PDF Cetak Surel
Jumat, 18 May 2012 02:00

TINGKATKAN PEREKONOMIAN MASYARAKAT

Ditargetkan, ketiga proyek tersebut selesai tahun ini.

SOLOK, HALUAN — Wali Kota Solok, Irzal Ilyas mengharapkan pengerjaan tiga mega proyek di daerah itu terlaksana secara baik dan tepat waktu sehingga berdaya guna dalam meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat.

“Tiga mega proyek tersebut ditargetkan tuntas akhir tahun ini. Makanya kita meminta rekanan melaksanakan proyek sesuai spek dan waktu yang ditetapkan,” katanya di Solok, baru-baru ini.

Dia mengatakan, untuk menggenjot pembangunan di daerah ini, Pemerintah Kota (Pemko) Solok telah merancang dan melaksanakan tiga mega proyek dengan sistim “multiyears” masing-masing pembangunan pasar di tanah bekas kantor Pos Solok, pembangunan gedung DPRD dan pembangunan sport hall di Tanjung Paku.

Untuk pembangunan telah dianggarkan dana sebanyak Rp 5,7 miliar tahun 2010, Rp131,8 miliar tahun 2011 dan Rp19,6 miliar tahun 2012. Pembangunan gedung DPRD Kota Solok di Kelurahan Nan Balimo, telah dianggarkan dana sebesar Rp1,9 miliar tahun 2010, Rp6 miliar tahun 2011 dan Rp6,1 miliar tahun 2012.

Sementara pembangunan sport hall Tanjung Paku juga telah dianggarkan dana sebanyak Rp2,8 miliar tahun 2010, Rp4,9 miliar tahun 2011 dan akan dianggarkan Rp5,9 miliar tahun 2012. “Kita tidak ingin pelak­sanaan mega proyek gagal akibat ulah kelompok tertentu. Makanya berbagai pihak, terutama rekanan, harus melaksanakan pekerjaan dengan baik,” katanya.

Sementara itu, anggota DP­RD Kota Solok Sani Mariko mengharapkan Pemko Solok merealisasikan proses pencairan dana untuk pembangunan terse­but sesegera mungkin.  Menu­rutnya, dengan mata anggaran yang sedemikian besar, proses tender hingga pengerjaan proyek tersebut tentu akan lama pula. Karena itu, dengan penekanan yang lebih dari kepala daerah, Dinas PU yang mendapatkan tugas pengerjaan bisa langsung bekerja.

“Kami minta mereka (pem­ko—red) sesegera mungkin me­nger­jakannya. Karena di samping dananya cukup besar, penger­jaannya harus dilakukan teliti dan rapi. Sebab ketiga gedung tersebut akan dipakai dalam kurun waktu yang sangat lama,” ujarnya.

Sani juga mengapresiasi gebrakan pemko tersebut. Karena ketiga mega proyek tersebut merupakan objek vital dan sangat dibutuhkan masyarakat. Sport hall contohnya, selama ini Pemko Solok belum memiliki satu pun sarana olahraga yang representatif untuk membina para atlet Kota Beras. Padahal, perkembangan duta-duta olah­raga Kota Solok patut di­perhi­tungkan.

“Jangankan untuk sarana olahraga representatif, yang bisa untuk masyarakat berolahraga pun bisa dikatakan tidak ada. Apalagi kalau menilik pada komitmen Pemko Solok untuk membawa Porprov (Pekan Olah­raga Provinsi, red) tahun 2014 ke sini. Tentu dengan keleng­kapan seperti perencanaan pembangunan sport hall terse­but, kita bisa menggelar seluruh cabang olahraga di sini,” ungkap­nya.

Irzal Ilyas juga menyatakan berbagai mega proyek pem­bangunan juga sedang dalam perencanaan antara Pemko Solok dan DPRD. Menurutnya, dalam perencanaan, Pemko Solok juga sedang merancang regulasi investasi terbaik yang mengun­tungkan berbagai pihak. Selain memberi porsi khusus terhadap masyarakat di Kota Solok, peluang investor menanamkan modalnya di Kota Beras juga diperbesar.

“Selama ini, kendala inves­tasi di Kota Solok adalah pada penyiapan regulasi bagi penanam modal. Ini sedang kita rancang regulasi terbaik yang mengun­tungkan masyarakat dan pena­nam modal di Kota Solok. Kita harapkan dengan regulasi terse­but, perekonomian masyarakat akan semakin meningkat,” ujarnya.  (h/net)

Comments (0)Add Comment

Write comment

busy

Newer news items:
Older news items: