| 5 Kota di Sumbar Berebut Adipura |
|
|
|
| Jumat, 18 May 2012 02:41 | |||
|
SUPREMASI HARI LINGKUNGAN HIDUP SE-DUNIA PADANG, HALUAN—Supremasi Piala Adipura, penghargaan Sekolah Adiwiyata dan Kalpataru kembali diperebutkan pada peringatan Hari Lingkungan Hidup se-Dunia yang jatuh pada 5 Juni mendatang Dari Sumbar, 5 kota bakal bertarung memperebutkan Piala Adipura. Sementara 30 sekolah dari 11 kabupaten/kota bakal bertarung meraih penghargaan Sekolah Adiwiyata.Untuk peraih Kalpataru tahun ini, Sumbar mengirim 3 nama. Untuk kategori Pembina Lingkungan diusulkan Amran Nur dari Sawahlunto. Kategori Penyelamat Lingkungan diusulkan Kelompok Kerja ICDP-TNKS Bangun Rejo, Desa Tanjung Gadang, Kabupaten Solok Selatan dan Muhammad Afdal dari Kenagarian Pakasai, Kota Pariaman untuk kategori Perintis Lingkungan. Kepala Bapedalda Sumbar Asrizal Asnan kepada wartawan Rabu (16/5), di Padang mengatakan, proses penilaian oleh tim penilai dari pusat sudah selesai. Untuk perebutan Piala Adipura, hanya 5 kota dari Sumbar yang lolos. Masing-masing Kota Payakumbuh (kategori kota sedang), Kota Pariaman, Kota Solok, Kota Padang Panjang dan Kota Sawahlunto (kategori kota kecil). “Tahun ini ada 5 kota yang lolos untuk perolehan Adipura. Kita berharap dapat memboyong Adipura lebih dari satu. Sebab tahun lalu hanya Solok yang menjadi paubek hati,” kata Asrizal didampingi Ir Nasaruddin dan Nova. Diakuinya penilaian Adipura dari waktu ke waktu semakin ketat. Seluruh kota lain di tanah air juga berbenah menjadi kota berwawasan lingkungan dan pembangunan berkelanjutan. Peserta Adipura dari Sumbar sebenarnya cukup banyak, 13 kota. Namun yang lolos untuk dinilai tahap kedua oleh tim penilai pusat hanya 5 kota. Yang lainnya berguguran karena tidak memenuhi batas nilai terendah 71. Sedangkan untuk perolehan penghargaan Sekolah Adiwiyata, dari 70 sekolah yang ikut ambil bagian, hanya 30 sekolah yang lolos ke tingkat nasional. Terdiri dari 14 SD/MI, 7 SMP/MTs dan 8 SMA/SMK/MAN. “Tahun ini, 5 kabupaten/kota tidak ikut serta Adiwiyata, yaitu Kabupaten Limapuluh Kota, Kabupaten Kepulauan Mentawai, Kabupaten Pasaman Barat, Kabupaten Solok Selatan dan Kabupaten Sijunjung,” terang Dedet, sapaan akrab Asrizal Asnan. Pengumuman seluruh pemenang biasanya langsung disampaikan kepala negara di istana saat peringatan Hari Lingkungan Hidup se-Dunia tanggal 5 Juni mendatang. Sekolah Peduli dan Berbudaya Lingkungan Sebenarnya, peluang untuk ikut Sekolah Adiwiyata terbuka lebar. Tidak ada lagi pembatasan kuota oleh pusat seperti tahun sebelumnya. Seluruh sekolah dapat ambil bagian asalkan memenuhi kriterianya. Menurut Dedet, program ini menuntut kebijakan sekolah dibuat berdasarkan komitmen dengan melibatkan seluruh majelis guru dan komite sekolah. Kebijakan itu dibuat secara tertulis dan terimplementasi pada peserta didik dalam bentuk silabus dan rencana pengajaran guru yang bermuatan lingkungan. Selain itu, sekolah juga harus membangun pola kemitraan dengan pihak luar. Kebijakan kepala sekolah tak sebatas pembelajaran tetapi juga dituntut untuk bisa melaksanakan kemitraan dengan stakeholder, yang pada intinya memfasilitasi dan memberikan pengayaan terhadap olah pikir warga sekolah. Terakhir, masalah sarana prasarana sekolah harus digunakan secara maksimal untuk media pembelajaran seperti tanaman obat keluarga (toga), kolam ikan dan taman. Sehingga dengan dukungan sarana prasarana ini pola pembelajaran dapat berjalan lancar. Adiwiyata sendiri maksudnya adalah menciptakan sekolah yang peduli dan berbudaya lingkungan. Sebuah upaya pelestarian fungsi lingkungan hidup yang diprogramkan untuk dunia pendidikan mulai dari SD sampai SMA/SMK/MAN. Saat ini Sekolah Adiwiyata di Sumbar paling banyak ditemukan di Kota Padang. Seperti SMP 24 (Adiwiyata Mandiri), SD 10 Sungai Sapih, SD 13 Batu Gadang Indarung, SD 03 Alai, MTsN Model, SMP 11 dan SMA 6. Di luar Kota Padang ada SD 13/IV Koto Aur Malintang (Kabupaten Padang Pariaman) dan SMA 2 Lubuk Basung (Kabupaten Agam). (h/vie)
Set as favorite
Bookmark
Email this
Hits: 350 Comments (0)
![]() Write comment
Newer news items:
Older news items:
|

BERANDA
BERITA HARIAN
ARTIKEL
MINGGUAN
ARSIP
E-PAPER
TENTANG KAMI


