| Pasang CCTV Pemantau Tsunami |
|
|
|
| Sabtu, 26 May 2012 02:33 |
|
PADANG, HALUAN — BPBD Sumbar akan melengkapi informasi data Badan Metereologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) agar dapat ditampilkan langsung pada layar televisi atau rekaman CCTV. Informasi BMKG tersebut dapat berupa data gempa dan potensi tsunami pada zona merah. Disamping itu, camera CCTV juga akan dipasang memantau kondisi air laut untuk mengetahui informasi awal adanya potensi tsunami setelah terjadi gempa. Tahap awal ini camera CCTV dipasang di sepanjang pantai Kota Padang. Kepala BPBD Sumbar Yazid Fadhli kepada wartawan Kamis (24/5), di Padang menjelaskan, saat ini baru 1 unit CCTV yang dipasang di atas Hotel Pangeran Beach. Rencana selanjutnya akan dipasang lebih banyak lagi di sepanjang pantai. “Kita sudah pasang 1 unit di Hotel Pangeran Beach. Selanjutnya kita akan memasang layar hasil rekaman CCTV di rumah gubernur, wakil gubernur dan sekretaris daerah,” ujar Yazid Fadhli.Selain hasil pantauan CCTV, BPBD juga berencana melengkapi informasi data dari BMKG yang dapat ditampilkan langsung pada layar televisi yang menghasilkan hasil rekaman CCTV. Informasi BMKG tersebut dapat berupa data gempa dan potensi tsunami pada zona merah. Dengan tampilan data informasi tersebut, pihaknya akan langsung mentransformasikan informasi melalui telepon dan layar televisi kepada gubernur, wakil gubernur dan sekda. Selanjutnya kepala daerah dan perangkatnya dapat menginformasikan ke tengah masyarakat melalui jaringan media, seperti radio dan HT. Pemasangan perangkat teknologi informasi melalui CCTV ini merupakan salah satu upaya agar informasi gempa dan potensi tsunami dapat diketahui lebih cepat. Sehingga, kepala daerah dapat memberikan keputusan cepat, menginformasikan pada masyarakat dan membunyikan sirine peringatan dini (early warning system) agar masyarakat segera melakukan evakuasi ke tempat aman. “Kita berharap, dengan makin cepatnya informasi gempa yang berpotensi tsunami itu diterima, maka informasi yang disampaikan kepada masyarakat juga lebih cepat masih dalam kerangka golden time,” ujarnya. (h/vie) Newer news items:
Older news items:
|

BERANDA
BERITA HARIAN
ARTIKEL
MINGGUAN
ARSIP
E-PAPER
TENTANG KAMI

