Minggu, 19 May 2013
Pasang CCTV Pemantau Tsunami PDF Cetak Surel
Sabtu, 26 May 2012 02:33

PADANG, HALUAN — BPBD Sumbar akan melengkapi infor­masi data Badan Metereologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) agar dapat ditampilkan langsung pada layar televisi atau rekaman CCTV. Informasi BMKG tersebut dapat berupa data gempa dan potensi tsunami pada zona merah.

Disamping itu, camera CCTV ju­ga akan dipasang memantau kon­disi air laut untuk mengetahui in­formasi awal adanya potensi tsu­nami setelah terjadi gempa. Tahap awal ini camera CCTV dipasang di sepanjang pantai Kota Padang. Kepala BPBD Sumbar  Yazid Fadhli kepada wartawan Kamis (24/5), di Padang menje­laskan, saat ini baru 1 unit CCTV yang dipasang di atas Hotel Pangeran Beach. Rencana selan­jutnya akan  dipasang lebih banyak lagi di sepanjang pantai. “Kita sudah pasang 1 unit di Hotel Pangeran Beach. Selanjutnya kita akan memasang layar hasil reka­man CCTV di rumah gubernur, wakil gubernur dan sekretaris daerah,” ujar Yazid Fadhli.

Selain hasil pantauan CCTV, BPBD juga berencana meleng­kapi informasi data dari BMKG yang dapat ditampilkan langsung pada layar televisi yang meng­hasilkan hasil rekaman CCTV. Informasi BMKG tersebut dapat berupa data gempa dan potensi tsunami pada zona merah.

Dengan tampilan data infor­masi tersebut, pihaknya akan langsung mentransformasikan informasi melalui telepon dan layar televisi kepada gubernur, wakil gubernur dan sekda. Se­lan­­jutnya kepala daerah dan pe­rangkatnya dapat mengin­for­masikan ke tengah masyara­kat melalui jaringan media, seperti radio dan HT.

Pemasangan pe­rangkat tek­nologi informasi melalui CCTV ini merupa­kan salah satu upa­ya agar infor­masi gempa dan po­tensi tsunami dapat di­ke­tahui lebih cepat. Sehingga, kepala daerah dapat mem­berikan ke­putusan cepat, meng­informasikan pada masyarakat dan mem­bunyikan sirine peringatan dini (early warning system) agar masyarakat segera melakukan evakuasi ke tempat aman.

“Kita berharap, dengan ma­kin cepatnya informasi gempa yang berpotensi tsunami itu diterima, maka informasi yang disampaikan kepada masyarakat juga lebih cepat masih dalam kerangka golden time,” ujarnya. (h/vie)


Newer news items:
Older news items: