Minggu, 19 May 2013
“Kaus” Merah dan Kuning Bentrok PDF Cetak Surel
Selasa, 29 May 2012 02:04

THAILAND MEMBARA

BANGKOK, HALUAN — Peratutan baru Reconciliation Bill di Thailand,  bakal memicu kembali bentrok dua seteru.Kelompok “Kaus Kuning” alias penentang mantan perdana menteri Thaksin Shinawatra dengan kelompok “Kaus Merah” yang berada di belakang Thaksin.

Di dalam Reconciliation Bill, pemerintah Thailand saat ini memberikan jaminan pengampunan bagi para politisi yang dianggap membangkang pada 2006. Termasuk, Thaksin Shinawatra.

Menurut warta laman Bangkok Post pada Senin (28/5), peraturan tersebut bernama Reconciliation Bill. Di dalam peraturan itu, pemerintah Thailand saat ini memberikan jaminan pengampunan bagi para politisi yang dianggap membangkang pada 2006. Termasuk, Thaksin Shinawatra.

Kala itu, militer mengkudeta PM Thaksin Shinawatra. Saat kejadian pada 19 September 2006, Thaksin tengah berada di Amerika Serikat (AS) menghadiri sidang Majelis Umum PBB.

Sementara, Reconciliation Bill juga memberikan pengampunan bagi mereka yang menjadi dalang tewasnya 92 orang saat kerusuhan berdarah di Bangkok pada 2010 yang melibatkan pengunjuk rasa Kaus Merah.

Alhasil, legalisasi peraturan itu justru membangkitkan pertentangan dari kubu anti-Thaksin. Partai oposisi, Partai Demokrat adalah penentang peraturan itu.

Sementara, pihak kepolisian Bangkok, sudah menyiagakan sekitar 600 personelnya untuk berjaga-jaga dalam unjuk rasa kelompok Kaus Kuning. Saat ini, kelompok tersebut menamakan dirinya Aliansi Rakyat untuk Demokrasi (PAD). “Kaus Kuning akan berunjuk rasa pada Rabu besok (30/5) lusa,” kata Deputi Kepala Kepolisian Metropolitan Bangkok Methi Kusolsrang.

Dalam unjuk rasa itu, kelompok Kaus Kuning akan berkumpul di Loyal Plaza, Bangkok. Sesudah itu, mereka akan berjalan ke gedung parlemen.

Sementara pada pihak lain, kelompok Kaus Merah juga akan melakukan aksi dukungan bagi peraturan tersebut. Mereka pun akan berunjuk rasa ke gedung parlemen. “Kami memperkirakan ada 3.000 anggota PAD yang berunjuk rasa,” kata Kusolsrang.

Menurut Kusolsrang, pertemuan antara kelompok Kaus Merah dan Kaus Kuning tak bisa terelakkan. “Kami akan bersikap tegas demi mencegah bentrokan keduanya,” demi­kian Methi Kusolsrang menegaskan.

Saat ini, PM Yingluck Shinawatra menjadi pemimpin Thailand. Perempuan kelahiran 21 Juni 1967 ini adalah adik kandung Thaksin Shinawatra. Ia mulai memimpin Thailand pada 5 Agustus 2011. Sementara, Thaksin Shinawatra sekarang dalam pengasingan di AS.(h/dsn/kcm)

Comments (0)Add Comment

Write comment

busy

Newer news items:
Older news items: