Rabu, 19 Juni 2013

Warning: substr() expects parameter 3 to be long, string given in /home/harianha/public_html/components/com_jomcomment/views.jomcomment.php on line 264

Warning: substr() expects parameter 3 to be long, string given in /home/harianha/public_html/components/com_jomcomment/views.jomcomment.php on line 264
Kafe Bukit Lampu Dibakar PDF Cetak Surel
Senin, 04 Juni 2012 02:47

WARGA TURUN TANGAN

PADANG, HALUAN — Sejumlah kafé mesum di sekitar Bukit lampu dan Batu Cadas, Kecamatan Lubuk Begalung dibakar massa, Sabtu (2/6). Setidaknya, sembilan kafé dibumihanguskan.

Hal tersebut merupakan klimaks dari tindakan warga bersama Pemko Padang. Karena, sebelumnya pemilik atau pe­ngelola kafe telah diberi ke­longgaran waktu, untuk menutup usahanya yang cenderung menjadi kedok tempat berbuat maksiat.

“Ini semua bukan perintah, atau ajakan. Tapi merupakan klimaks dari kemarahan warga, terhadap kafé yang dijadikan kedok tempat berbuat mesum. Sebelumnya sudah kami peri­ngatkan dan kami beri limit waktu sampai kemarin, Jum’at (1/6). Namun sepertinya tidak diindahkan, maka warga juga ikut bersama-sama membongkar dan membakar malah,” ujar Camat M. Franky, dengan wajah sedikit geram.

Di tengah kerumunan warga, terlihat beberapa orang ber­seragam PMI (Palang Merah Indonesia), dengan baju dan atributnya, anggota kepolisian dari Polsek Lubuk Begalung, dan beberapa anggota TNI AD. “ Masalahnya lagi, ke depan kita sebagai tuan rumah acara Musa­baqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat Kota Padang. Jadi sangat lucu sekali, hal seperti itu di daerah ini ada kegiatan mesum, “ lanjut Franky.

Secara pemerintahan nagari, M. Ajek, SH selaku ketua Badan Musyawarah Nagari Bungus, juga merasa tindakan ini sudah sewajarnya dilakukan. “Sudah diberi peringatan. Malah kita ingatkan secara kekeluargaan. Namun belum dihentikan kegi­atannya, maka apapun tindakan masyarakat terhadapnya (kafe-red). Seperti pembongkaran paksa hingga pembakaran. Pokoknya wilayah kecamatan Lubuk Be­galung, di Bukit Lampu dan sekitarnya harus bersih dari kegiatan maksiat,” katanya.

Kejadian tersebut membuat kemacetan panjang. Karena, masyarakat yang berdesakan menyaksikan aksi pembongkaran, dan pembakaran terhadap kafe liar untuk pasangan muda-mudi tanpa status itu.

“Dalam tindakan ini, kami menurunkan sekitar 15 orang personil. Ini sebagai anti sipasi saja. Seperti kemacetan ini, kami sudah menduga itu. Selanjutnya juga untuk mengamankan, jika nanti ada perlawanan dari pe­milik kafe,” tutur Kapolsek Lubuk Begalung AKP. Zulkafde, SH (h/cw-eep)

Comments (2)Add Comment
0
kesalahan nama
written by string, April 18, 2013
bapak zulkafde itu adalah kapolsek bungus telukkabung bukan lubeg
0
sanak sakampuang
written by string, Juni 04, 2012
salut buat warga bugus smilies/wink.gif mereka brani memberantas maksiat di daerahnya smilies/smiley.gif harapan saya supaya masyarakat lain juga brani memberantas maksiat di daerahnya.

Write comment

busy

Newer news items:
Older news items: