Kamis, 23 May 2013
Tafsir Bahasa Arab Sumbar Raih Nilai Tertinggi PDF Cetak Surel
Minggu, 10 Juni 2012 02:02

MTQ NASIONAL XXIV AMBON

Kafilah Sumatera Barat memberikan hasil yang cukup memuaskan pada hari pertama pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXIV di Ambon, Sabtu (9/6).

AMBON, HALUAN— Dari delapan cabang yang dilombakan kemarin, untuk sementara kafilah Sumbar ber­hasil memimpin beberapa cabang di tingkat pertama dan menjadi tiga besar di cabang lainnya.

Delapan cabang yang diikuti kafilah Sumbar kemarin adalah Qira’at Alquran Putra, Tafsir Bahasa Arab Putra dan Putri, Fahmil Quran, Khat Naskah atau Kaligrafi Putra dan Putri, Mu­sabaqah Menulis Isi Alquran (M2IQ) Putra dan Putri, Tartil Quran Putri, Syahril Quran dan Tilawah Dewasa Putra.

Untuk cabang Tafsir Bahasa Arab Putra, Solahudin Simatupang berhasil meraih nilai tertinggi.

“Dari hasil sementara, cabang Tafsir Bahasa Arab Putra yang diikuti oleh Solahuddin Simatupang berhasil meraih poin tertinggi, 176,5 poin. Solahuddin unggul lima angka dari peserta lain yang duduk di posisi kedua. Tapi ini baru hasil sementara, karena belum semua peserta dari provinsi lain yang ikut bertanding,” ujar Kabiro Bina Sosial Pemprov Sumbar Jefrinal Arifin didampingi Kakanwil Kemenag Sumbar Ismail Usman, kepada wartawan, Sabtu (9/6) di Ambon.

Sementara itu  Tim Syarhil Quran Sumbar yang berhasil tampil memukau pada hari pertama de­ngan tema ceramah Infaq dan Sa­daqah Memberantas Kemis­kinan, berhasil meraih poin tertinggi kemarin yakni 82,17. Cabang yang dimotori Elfitri, dan kawan-kawan ini mengalahkan tim Syarhil Quran asal Jawa Tengah yang memperoleh nilai 81,7.

Pada cabang Tartil Quran Putri yang mengutus Sri Rahmi Maulidya Zahra (9) untuk membaca Alquran dengan cepat ini harus puas berada di peringkat kedua dengan nilai 88,67. Sementara posisi pertama meraih nilai 90,67. Hal yang sama juga terjadi pada cabang Qiraat Alquran Putra yang menduduki peringkat ketiga dengan nilai 84,6.

Namun, langkah Sumbar untuk meraih juara gagal pada cabang Fahmil Quran. Sumbar kalah tipis dari Provinsi DKI Jakarta yang meraih nilai 1,115. Sementara kontingen Sumbar hanya meraih nilai 1.085. Kegagalan juga dialami peserta untuk cabang Qiraat Putri dan Tafsir Bahasa Arab Putri.

“Di sini, lawan kita cukup berat, yaitu DKI Jakarta. Setidaknya ada tiga provinsi yang perlu kita waspadai, yaitu DKI Jakarta, Banten dan Jawa Barat. Tapi kita tetap berusaha untuk tampil maksimal pada pertandingan selanjutnya. Ini baru sementara,” ujar Jefrinal.

Sejumlah kendala dihadapi kontingen asal Sumbar pada hari pertama perlombaaan. Jarak antar­lokasi perlombaan yang cukup jauh cukup menyulitkan tim official Sumbar. Ketersediaan transportasi yang terbatas serta medan perja­lanan antarlokasi yang cukup sulit sempat membuat konsumsi peserta terganggu.

“Jarak lokasi pertandingan cukup jauh, bisa satu jam perjalanan. Sementara ada empat lokasi per­tan­dingan yang harus kita tuju. Transportasi yang tersedia juga terbatas. Tapi, kita sudah komu­nikasikan dengan panitia penye­lenggara. Mudah-mudahan besok lancar,” katanya.

Sementara itu Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Sum­bar, Ismail Usman, menyatakan optimismenya terhadap cabang lain yang akan diikuti para kafilah Sumbar hari ini (10/6).

“Melihat hasil hari ini dari 9 personil di 8 cabang saya optimis kafilah dari Syarhil dan Tafsir Bahasa Arab akan bisa bertahan. Kita akan terus amati pada hari berikutnya. Bagi yang belum ber­hasil, kita tidak berkecil hati karena kita sudah berusaha maksimal,” katanya.

Selain itu, Ismail juga mengha­rapkan dukungan semua masya­rakat Sumbar untuk mendoakan semua kafilah Sumbar yang masih akan bertanding hingga Sabtu minggu depan. (h/dla)

Comments (0)Add Comment

Write comment

busy