Selasa, 21 May 2013

Warning: substr() expects parameter 3 to be long, string given in /home/harianha/public_html/components/com_jomcomment/views.jomcomment.php on line 264

Warning: substr() expects parameter 3 to be long, string given in /home/harianha/public_html/components/com_jomcomment/views.jomcomment.php on line 264
Petani Budidaya Ikan Lele Mengeluh PDF Cetak Surel
Senin, 11 Juni 2012 03:06

PADANG, HALUAN —Petani budidaya ikan lele mengeluh. Pasalnya harga pakan lele tidak sebanding dengan harga jualnya.

Harga pakan yang semula hanya Rp320 ribu per karung, dalam dua bulan terakhir naik mencapai Rp335 ribu. Pada bulan Mei 2012 lalu, harga pakan naik Rp10 ribu, dan pada bulan Juni  2012, naik lagi sebesar Rp5 ribu.

Modal satu kilo ikan lele, dari kecil sampai bisa di panen mencapi Rp10 ribu. Untuk harga jualnya, pada saat ini hanya Rp11 ribu perkilo. Arti­nya, keuntungan dalam satu kilo ikan lele hanya Rp1.000. Itu belum dihitung dengan biaya perawa­tan harian.

Hal itu diakui seorang warga RT08 RW02 Sungai Bangek, Kelurahan Balai Gadang, Kecamatan Koto Tangah, yang sudah 11 tahun berprofesi sebagai petani budidaya ikan lele Edi Ris­manto (35). Kondisi itu mem­buatnya kesulitan, untuk mengembangkan ikan lele yang dibudidayakannya tersebut.

Ia beralasan, karena ting­ginya harga pakan ikan lele, sedangkan harga jualnya jauh menurun. “Saat ini, harga pangan jauh melonjak naik. Sedang­kan harga jual ikan jauh turun. Jujur saya sangat kesu­litan dengan kondisi tersebut. Kalau sebelumnya ikan dibe­rikan makan tiga kali dalam sehari, sekarang ikan hanya mendapat jatah makan dua kali dalam satu hari,” ujarnya.

Ia menambahkan, kondisi itu diperparah dengan dekat­nya bulan Ramadan. Karena pada bulan tersebut, permin­taan akan turun drastis. Sedangkan harga pakannya tidak mengalami penurunan.

“Menjelang bulan Rama­dan sampai Lebaran Haji, permintaan pasar akan jauh turun. Harga ikan pun akan ikut turun juga, bisa mencapai Rp9 ribu per kilo. Kondisi itu akan berdampak besar kepada kami para petani ini, bahkan tidak sedikit kawan-kawan jadi bangkrut,” kata­nya.

Pernyataan serupa juga disampaikan oleh Nanang (42), salah se­orang warga Ulak Karang, Kecamatan Padang Utara, yang sehari-hari berprofesi sebagai petani budidaya ikan lele.  Ia mege­luhkan harga pakan ikan yang setiap bulan naik. Sedang­kan harga jual terus mengalami penurunan.

“Di Boyolali, budidaya ikan lele mendapat du­kung­an penuh dari pemerin­tahnya. Harga pakan de­ngan harga jual ikan seimbang. Beda de­ngan di daerah kita ini. Seha­rus­nya budidaya ikan. lele didukung penuh oleh pemerin­tah, agar para petani ikan bisa membudiyakannya de­ngan baik,” ujarnya.

Para petani ikan lele berha­rap, pemerintah bisa mendu­kung budidaya ikan lele di Sumbar, khususnya di Kota Padang. Selain itu,  mereka berharap, harga pakan ikan sebanding dengan harga jual. Karena kalau tidak sebanding, kerugian para petani akan semakin besar. Hal tersebut akan berdampak kepada kondisi ekonomi para petani ikan tersebut. (h/cw-wis)

Comments (2)Add Comment
0
...
written by string, September 21, 2012
kok murah hrgae pakan 3000/kg,yg bner ae gan! Kadar protein brapa tu?
0
jual pakan lele
written by string, Juni 17, 2012
numpang info gan..... Ane jual pakan lele hrga rp.3000/kg.net
kl ada yg minat bs hub saya di 085715713094 yg serius aja,
nb: melayani konsultasi di:082331655899/085706823767(p.lazim) refsmilies/sad.gifhelmi)

Write comment

busy

Newer news items:
Older news items: