| Baliho Calon Marak |
|
|
|
| Jumat, 15 Juni 2012 01:24 | |||
|
JELANG PEMILUKADA PAYAKUMBUH PAYAKUMBUH, HALUAN — Hampir seluruh jalan di Kota Payakumbuh dihiasi baliho pasangan calon walikota dan wakil walikota yang akan bertarung dalam Pemilukada Payakumbuh 12 Juli 2012. Mulai dari baliho ukuran kecil 30x40 cm yang terpasang di batang pohon kota biru tersebut . Bahkan sampai baliho besar ukuran besar , 4x5 meter berdiri rapi di tempat yang strategis di Payakumbuh. Tak ketinggalan bendera partai politik yang berjejeran sepanjang jalan. Posko kemenanganan para calon, juga telah berdiri. Hampir diseluruh kelurahan yang ada di Payakumbuh, telah berdiri posko-posko kemenangan dan relawan yang berasal dari ke tujuh pasangan calon walikota. Posko tersebut juga dipenuhi baliho dan bendera parpol dukungan mereka.Tokoh masyarakat Payakumbuh, Dt Rajo Muntiko pada Haluan, mengatakan, dalam nuansa Pilkada ini, pemasangan umbul-umbul berupa baliho pasangan calon dan bendera parpol merupakan hal yang lumrah. Pemasangan tersebut dilakukan untuk menarik perhatian masyarakat. Dengan adanya baliho itu masyarakat nantinya lebih mengenal setiap pasangan calon yang ikut dalampesta demokrasi Pilkada Payakumbuh. “Yang paling penting, pemasangan umbel-umber tersebut jangan sampai merusak keindahan kota Payakumbuh. Kota yang baru saja dinobatkan kota bersih, jangan sampai ternoda oleh baliho bendera parpol yang seenaknya di pasang sembarang tempat. Diharapkan kepada tim sukses atau relawan pasangan calon agar mematuhi aturan yang berlaku dalam pemasangan baliho ataupun bendera parpol. Hal tersebut bertujuan agar keindahan kota Payakumbuh tetap terjaga,”ungkap Dt Rajo Muntiko Alam, sekaligus ketua KAN Koto Nan Gadang. Tak mencalon, baliho tetap berdiri Namun demikian, tak hanya baliho calon yang akan ikut Pilkada 2012 saja yang marak, namun demikian beberapa baliho walikota Payakumbuh beberapa waktu yang lalu, baliho nya masih tetap berdiri di berbadai sudut Kota Payakumbuh. Bahkan baliho tersebut berdampingan dengan baliho beberapa calon walikota Payakumbuh. Hal tersebut membuat masyarakat menjadi ragu dalam pilkada nantinya. “Untuk baliho bayangan yang tidak ikut pilkada, hendaknya di bersihkan saja dari sekarang. Apabila baliho dibiarkan tetap berdiri, hal tersebut akan meragukan masyarakat pada hari pemilihan,” ungkap Dt Rajo Muntiko Alam . Dukungan yang di berikan masyarakat, khusus nya dari masyarakat lanjut usia kepada calon yang terlihat pada baliho para balon, ternyata saat pilkada 12 Juli mendatang, calon tersebut tidak ada pada kertas suara yang akan ditusuk. Hal tersebut dapat membuat masyarakat merasa kecewa nantinya. (h-cw-ddg)
Set as favorite
Bookmark
Email this
Hits: 160 Comments (0)
![]() Write comment
Newer news items:
Older news items:
|

BERANDA
BERITA HARIAN
ARTIKEL
MINGGUAN
ARSIP
E-PAPER
TENTANG KAMI


