Selasa, 29 Juli 2014
Sawahlunto Pilot Project Kota Layak Anak PDF Cetak Surel
Sabtu, 16 Juni 2012 02:42

Sawahlunto me­me­nuhi sebagian besar dari 31 indi­kator Kota Layak Anak.

SAWAHLUNTO, HALUAN — Kenyamanan yang dimiliki Kota Sawahlunto mengan­tarkan daerah berlatar bela­kang kota wisata tambang itu sebagai pilot project Kota Layak Anak, yang tengah di­kembangkan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.

Setidaknya terdapat 31 indikator yang harus dipenuhi suatu daerah, untuk dicap sebagai Kota Layak Anak.

Sawahlunto satu dari 5 kabu­paten dan kota di Sumatera Barat, yang saat ini telah memenuhi sebagian besar indikator tersebut.

“Sawahlunto memenuhi sebagian besar indikator yang disyaratkan. Mulai dari pendi­dikan, kesehatan, tempat bermain, perlindungan anak dan indikator lain, yang semu­a­nya mengarah pada kenya­manan,” ujar Sumadiharja, Tim Kota Layak Anak, dalam sosialisasinya di Hotel Om­bilin Sawahlunto, Selasa (12/6).

Sumadiharja me­nga­takan, Sawahlunto memiliki kenya­manan, tidak hanya untuk anak. Tetapi kenyamanan untuk semua warga masya­rakat dan wisatawan yang datang ke Sawahlunto.

Meski demikian, Sumadi­harja mengatakan, ada indika­tor lain yang harus dilengkapi di antaranya, pojok asi yang memberikan seorang ibu untuk dapat menyusui anak­nya, tempat penyeberangan anak sekolah, dan halte khu­sus anak.

Sebagai tahap awal, tim Kota Layak Anak telah meli­hat Sawahlunto sebagai salah satu kota yang pantas untuk menyandang predikat Kota Layak Anak, dengan berbagai sarana prasarana serta kenya­manannya.

Wakil Walikota Sawah­lunto, Erizal Ridwan yang hadir dalam kesempatan itu mengatakan, untuk mendu­kung Sawahlunto sebagai Kota Layak Anak, diperlukan sing­kronisasi program antar dinas dan instansi, yang saling mendukung.

Tetapi yang tidak kalah pentingnya, ujar Erizal, pening­katan ekonomi kerakyatan, pendidikan dan perlindungan kesehatan. Karena hal itu merupakan indikator yang sangat penting.

“Kalau ekonomi, pendi­dikan dan kesehatan sudah berada pada taraf yang lebih baik, maka Sawahlunto de­ngan sendirinya akan menjadi Kota Layak Anak. Semoga dalam tahun 2012 ini, Kota Layak Anak akan terwujud di Sawahlunto,” ujar Erizal.

Usai sosialisasi, Kepala PMPKB Sawahlunto, Adri Yusman sebagai leading sektor program Kota Layak Anak mengatakan, pemben­tukan gugus tugas Kota Layak Anak menjadi langkah awal.

“Untuk gugus tugas Kota Layak Anak, langsung berada di bawah Bappeda Kota Sa­wah­lunto,” ujar Adri. Sawah­lunto menjadi pilot project Kota Layak Anak bersama Kota Padang, Kota Padang Pan­jang, Kota Pariaman dan Kabupaten Dharmasraya.(h/dil)

Comments (0)Add Comment

Write comment

busy