Minggu, 26 May 2013
KTT Rio Dibanjiri Aksi Demo PDF Cetak Surel
Senin, 18 Juni 2012 02:11

RIO DE JANEIRO, HALUAN — Sekitar 300 warga pribumi dan para aktivis lingkungan hidup   menduduki lokasi bangunan satu pembangkit listrik tenaga air di Sungai Xingu, satu anak sungai Amazon Brazil,

Unjuk rasa di bendungan Belo Monte bertujuan untuk mendapat perhatian atas proyek itu di konferensi PBB mengenai Pem­bangunan Ber­kelanjutan yang diseleng­garakan di Rio de Janeiro, lebih dari 3.500Km ke selatan. “Kami menyeru dunia uuntuk membiarkan sungai kami hidup,” kata Antonio Melo, ketua Gerakan Hidup Abadi Sungai Xingu, dalam satu pernyataan, Sabtu.

Para pemrotes mengata­kan mereka menggali satu terusan di lokasi konstruksi itu dengan menggunakan sekop-sekop dan cangkul-cangkul untuk memulihkan secara simbolis arus alami sungai itu, sementara beberapa orang menggunakan tubuh-tubuh mereka untuk me­nyampaikan satu pesan ber­tuliskan “Pare Belo Monte” (Hentikan Belo Monte).

Bendungan terbesar ke­tiga di dunia itu, dengan daya listrik 11.200 megawat, ada­lah salah satu dari beberapa pusat listrik tenaga air (PLTA) yang dibiayai Brazil untuk membantu energi bersih bagi ekonomi yang ber­tumbuh pesat.

Pekerjaan dimulai setahun lalu, kendatipun ada penen­tangan keras dari penduduk lokal dan para aktivis ling­kungan hidup.

Kelompok-kelompok warga pribumi khawatir bendungan itu akan merusak jalan hidup mereka sementara para pen­cinta ling­kungan hidup mem­peringatkan bahwa proyek itu akan menga­kibatkan peng­gundulan hutan, emisi-emisi rumah kaca dan kehancuran yang tidak dapat diperbaiki pada ekosistem.

Belo Monte diperkirakan akan menggenangi satu daerah seluas 500 kilometer persegi di sepanjang Sungai Xingu dan menyebabkan sekitar 16.000 orang, kata pemerintah, kenda­tipun beberapa lembaga swa­daya masyarakat me­nyebutkan se­tidaknya 40.000 orang, terlantar.

Konferensi PBB itu, yang dibuka Rabu dan akan men­capai puncaknya dalam satu KTT yang akan dihadiri 116 pemimpin dunia pada 20-22 Juni. (h/*)

Comments (0)Add Comment

Write comment

busy

Newer news items:
Older news items: