| Harga Gula ‘Meroket’ |
|
|
|
| Kamis, 21 Juni 2012 02:06 | |||
|
NAIK RP3 RIBU PERKILOGRAM PADANG, HALUAN—Satu persatu harga kebutuhan pokok mulai brangsur naik. Setelah beberapa pekan lalu terjadi kenaikan pada cabai merah, sekarang giliran gula pasir yang mengalami kanaikan harga. Tidak tanggung-tanggung, kenaikan harga tersebut mencapai 30 persen dari harga normalnya. Salah seorang pedagang di Pasar Raya Padang, Ujang (27) mengatakan, saat ini harga gula perkilogramnya naik sebesar Rp3 ribu dari harga biasanya. Jika beberapa hari lalu harga gula pasir masih dikisaran Rp11 ribu perkilogram, saat ini harganya sudah naik menjadi Rp 14 ribu untuk perkilogramnya.“Kenaikan harga tersebut sudah terjadi di tingkat distributor. Jika tingkat distribotor ini naik, otomatis kita pengencer juga akan ikut-ikutan naik,” ungkapnya. Semula, lanjut Ujang lagi, harga satu karung gula seberat 50 kilogram hanya Rp 430 ribu, namun beberapa hari ini, harga perkarung ditingkat distributor ini naik menjadi Rp 614 ribu rupiah. “Kita tidak bisa mempertahankan harga gula seperti sebelumnya, kenaikan harga ditingkat distributor ini juga akan dibarengi dengan kenaikan harga di tingkat pengecer seperti kami,”jelas Ujang lagi. Hal senada juga dikatakan, Mimi, pedagang sembako lainnya di Pasar Raya Padang mengakui bahwa sejak terjadinya kenaikan harga gula pasir ini, penjualan menjadi menurun. “Biasanya, dalam satu hari kita bisa menjual 3 hingga 4 karung gula pasir perharinya, sekarang hanya bisa menjual 1 hingga 2 karung saja perharinya,” jelas wanita yang mengaku sudah 13 tahun berjualan sembako di Pasar Raya Padang ini. Kenaikan harga sembako kali ini, lanjut Mimi, bukanlah pertama kalinya terjadi. Hal ini terus terjadi setiap tahun menjelang memasuki bulan suci Ramadan. Naiknya harga gula ini ternyata dirasakan oleh ibu rumah tangga. Seperti diungkapkan Fitri, 37, warga siteba Padang. Menurut ibu satu putri ini, sejak terjadinya kenaikan harga gula pasir ini, ia terpaksa mengurangi konsumsi gula untuk kebutuhan rumah tangganya. “Biasanya satu kilogram gula pasir bisa bertahan untuk 2 hari, namun sejak harga naik ini, saya berusaha untuk menghemat kebutuhan gula rumah tangga, satu kilogram gula bisa bertahan untuk 3 hari,” ucapnya. Menurut Eli (40) yang juga pedagang di Pasar Raya masih mengeluhkan mahalnya harga gula. Kenaikan ini disebabkan distribusi gula dari pulau jawa macet, karena antrian panjang di Pelabuhan Merak. Sementara itu, untuk bahan pokok seperti cabai masih cukup tinggi yakni Rp28 ribu per kg hingga Rp 30 ribu/kg-nya. Begitu juga dengan harga bawang dimana harga normal pedagang menjual dengan harga Rp 15 ribu naik menjadi Rp 17 ribu/Kg-nya. Sedangkan untuk bawang super dijual dengan harga Rp18 ribu, namun harga normal biasanya dijual dengan harga Rp15-16 ribu/kg. Berbeda dengan bawang yang berukuran kecil yang biasanya dijual dengan harga Rp4 ribu/Kg dalam harga normal sekarang melonjak menjadi Rp 7 ribu/kg. (h/cw-hel/dra)
Set as favorite
Bookmark
Email this
Hits: 173 Comments (0)
![]() Write comment
Newer news items:
Older news items:
|

BERANDA
BERITA HARIAN
ARTIKEL
MINGGUAN
ARSIP
E-PAPER
TENTANG KAMI


