Kamis, 23 May 2013
Harga Gula ‘Meroket’ PDF Cetak Surel
Kamis, 21 Juni 2012 02:06

NAIK RP3 RIBU PERKILOGRAM

PADANG, HALUAN—Satu persatu harga kebutuhan pokok mulai brangsur naik. Setelah beberapa pekan lalu terjadi kenaikan pada cabai merah, sekarang giliran gula pasir yang mengalami kanaikan harga.

Tidak tanggung-tanggung, kenaikan harga tersebut mencapai 30 persen dari harga normalnya. Salah seorang pedagang di Pasar Raya Pa­dang, Ujang (27) mengatakan, saat ini harga gula perkilo­gramnya naik sebesar Rp3 ribu dari harga biasanya. Jika beberapa hari lalu harga gula pasir masih dikisaran Rp11 ribu perkilogram, saat ini harganya sudah naik menjadi Rp 14 ribu untuk perkilo­gramnya.

“Kenaikan harga tersebut sudah terjadi di tingkat dis­tributor. Jika tingkat dis­tribotor ini naik, otomatis kita pengencer juga akan ikut-ikutan naik,” ungkapnya.

Semula, lanjut Ujang lagi, harga satu karung gula sebe­rat 50 kilogram hanya Rp 430 ribu, namun beberapa hari ini, harga perkarung ditingkat distributor ini naik menjadi Rp 614 ribu rupiah.

“Kita tidak bisa memper­tahankan harga gula seperti sebelumnya, kenaikan harga ditingkat distributor ini juga akan dibarengi dengan kenai­kan harga di tingkat pengecer seperti kami,”jelas Ujang lagi.

Hal senada juga dikatakan, Mimi, pedagang sembako lainnya di Pasar Raya Padang mengakui bahwa sejak terja­dinya kenaikan harga gula pasir ini, penjualan menjadi menurun.

“Biasanya, dalam satu hari kita bisa menjual 3 hingga 4 karung gula pasir perharinya, sekarang hanya bisa menjual 1 hingga 2 karung saja per­harinya,” jelas wanita yang mengaku sudah 13 tahun berjualan sembako di Pasar Raya Padang ini.

Kenaikan harga sembako kali ini, lanjut Mimi, bukan­lah pertama kalinya terjadi. Hal ini terus terjadi setiap tahun menjelang memasuki bulan suci Ramadan.

Naiknya harga gula ini ternyata dirasakan oleh ibu rumah tangga. Seperti diung­kapkan Fitri, 37, warga siteba Padang. Menurut ibu satu putri ini, sejak terjadinya kenaikan harga gula pasir ini, ia terpaksa mengurangi kon­sumsi gula untuk kebutuhan rumah tangganya.

“Biasanya satu kilogram gula pasir bisa bertahan untuk 2 hari, namun sejak harga naik ini, saya berusaha untuk menghemat kebutuhan gula rumah tangga, satu kilogram gula bisa bertahan untuk 3 hari,” ucapnya.

Menurut Eli (40) yang juga pedagang di Pasar Raya ma­sih mengeluhkan mahalnya harga gula. Kenaikan ini disebabkan distribusi gula dari pulau jawa macet, karena antrian panjang di Pelabuhan Merak.

Sementara itu, untuk bahan pokok seperti cabai masih cukup tinggi yakni Rp28 ribu per kg hingga Rp 30 ribu/kg-nya.  Begitu juga dengan harga bawang dimana  harga normal pedagang menjual dengan harga Rp 15 ribu naik menjadi Rp 17 ribu/Kg-nya.

Sedangkan untuk bawang super dijual dengan harga Rp18 ribu, namun harga normal biasanya dijual dengan harga Rp15-16 ribu/kg. Ber­beda dengan bawang yang berukuran kecil yang biasanya dijual dengan harga Rp4 ribu/Kg dalam harga normal seka­rang melonjak menjadi Rp 7 ribu/kg. (h/cw-hel/dra)

Comments (0)Add Comment

Write comment

busy

Newer news items:
Older news items: