| Pamor Demokrat Makin Pudar |
|
|
|
| Sabtu, 23 Juni 2012 02:47 | |||
|
JAKARTA, HALUAN — Jika sampai akhir 2012 kasus dugaan korupsi yang menyebut elit Partai Demokrat (PD) termasuk Ketua Umum PD Anas Urbaningrum itu belum tuntas, maka perolehan suara PD dalam Pemilu 2014 diperkirakan kurang dari 10 persen. Penurunan suara PD itu lebih disebabkan terkait buruknya persepsi PD di hadapan rakyat. Jadi internal PD harus berkaca dan melakukan introspeksi diri untuk menyikapi hal itu,” kata pengamat politik dari Soegeng Sarjadi Syndicate (SSS) Sukardi Rinakit dalam dialetika demokrasi, di DPR. Kamis (21/6).Menurutnya, berdasarkan survei memang terjadi penurunan dukungan publik terhadap Demokrat. Namun survei itu dinilainya tidak selamanya buruk. “Turunnya PD menunjukkan ada komunikasi dan image yang berubah di masyarakat. Persepsi publik sudah menganggap ada perselisihan antara Anas dan Ketua Umum Dewan Pembina PD SBY. Ini yang berparuh tinggi terhadap penurunan citra PD,” katanya. Solusinya sederhana saja, kata Sukardi, yaitu PD cukup melakukan konsolidasi internal. SBY juga harus mengambil sikap tegas secara politik. Berdasarkan survei Soegeng Sarjadi Syndicate (SSS) yang dirilis Rabu (6/6) lalu itu, juga diketahui elektabilitas Partai Gerindra berada di urutan ke-4 dengan perolehan suara 10,5 persen, Golkar 23 persen, PDIP 19,6 persen, Demokrat 10,7 persen, PKS 6,9 persen, NasDem 4,8 persen, PPP 3 persen, Hanura 2,7 persen, PAN 2,2 persen, dan PKB 2 persen. (h/sam)
Set as favorite
Bookmark
Email this
Hits: 99 Comments (0)
![]() Write comment
Newer news items:
Older news items:
|

BERANDA
BERITA HARIAN
ARTIKEL
MINGGUAN
ARSIP
E-PAPER
TENTANG KAMI


