Sabtu, 25 May 2013
Pilah Pilih Kegiatan Weekend Keluarga PDF Cetak Surel
Ditulis oleh Teguh   
Minggu, 24 Juni 2012 01:05

Banyak cara yang bisa dilakukan untuk menghabiskan akhir pekan bersama keluarga. Sayang­nya, kebanyakan keluarga masih memilih untuk meng­habiskan akhir pe­kan dengan pergi ke mall.

Meski bukan hal yang buruk, orangtua sebaiknya memberikan alternative yang lebih cerdas kepada anak pada akhir pekan, misalnya dengan mengajak anak berma­in permainan tradisional

“Sebenarnya tidak dilarang untuk pergi ke mall, hanya saja sangat disayangkan karena masih banyak tempat dan kegiatan menarik lainnya yang bisa dilakukan bersama keluarga,” jelas M. Nofal Kurniawan, dari komunitas independen Wiken Tanpake Mall (WTM), dalam kampa­nye Cool Weekend Selection.

Saat pergi ke mall, biasa­nya setiap anggota keluarga akan punya “acara” masing-masing, sehingga tujuan untuk menghabiskan waktu bersama keluarga ini tak akan tercapai. Untuk mempererat hubungan antar anggota keluarga, Nofal menyarankan untuk melaku­kan aktivitas lain, misalnya mengunjungi museum, berse­pe­da, atau sekadar memasak bersama.

Berakhir pekan bersama juga akan sangat bermanfaat untuk perkembangan anak, demikian menurut psikolog anak dan keluarga, Anna Surti Ariani. Karena dengan melu­angkan waktu berkualitas bersama keluarga, komuni­kasi yang baik antara anak dan orangtua akan terjalin. Orangtua memiliki kesem­patan untuk mengajarkan nilai dan perilaku positif kepada anak dalam suasana yang santai dan penuh kebersa­maan. Kondisi ini akan ber­dampak positif dalam mening­katkan rasa percaya diri, mandiri, dan disiplin. Anak-anak pun akan lebih sehat secara fisik dan mental, sehingga efeknya akan ber­pengaruh pada prestasi di sekolah.

Melihat pentingnya akhir pekan sebagai momen bagi keluarga untuk menjalin kebersamaan itulah, Wall’s Selection meluncurkan kam­panye Cool Weekend Selection. Kampanye ini mengajak kelu­arga Indonesia untuk mela­kukan berbagai aktivitas menyenangkan bersama sete­lah menjalani rutinitas yang padat sepan­jang minggu. Dan, setiap keluarga diharapkan untuk mulai mempertim­bangkan aktivitas lain selain jalan-jalan ke mall.

Seperti yang dilakukan Mita, salah seorang penyanyi yang juga ibu rumah tangga. Jika kebanyakan orangtua mengajak anak-anak pergi ke mal saat weekend, sebisa mungkin Mita menghin­dari­nya. Ia bukan anti dengan mal, hanya saja mal menjadi pilihan terakhirnya untuk menghabiskan weekend.

“Soalnya kalau pergi ke mal, seringnya (masing-ma­sing anggota keluarga) sibuk dengan kegiatan masing-masing. Ayahnya sibuk dengan gadget, ibu belanja, dan anak-anak main. Jadi kurang ada gregetnya,” ujar Mita.

Untuk menghilangkan kejenuhan, ia dan sang suami mengajak anak-anak untuk jalan-jalan sambil belajar, misalnya dengan mengunjungi taman buah atau taman bunga. Ketimbang jalan-jalan ke mal, Mita dan keluarganya lebih memilih berenang, main bola, makan bersama, atau main bersama di rumah. Ia mengaku termasuk orang yang suka membeli mainan yang bisa digunakan bersama-sama, seperti monopoli, cong­klak, ular tangga, raket bu­lutangkis, dan lain-lain.

“Sesekali saya juga ajak anak-anak untuk bermain galah asin, petak umpet, atau petak jongkok di halaman rumah. Ini adalah cara yang mudah dilakukan tapi menye­nangkan, dan melibatkan seluruh keluarga,” ungkapnya semangat.

Permainan ini dipilih Mita agar anak-anaknya tidak terpaku pada game di gadget, tetapi juga mengenal berbagai permainan tradisional. Selain menyenangkan, kegiatan ini diakuinya juga dapat melatih kesehatan fisik, emosional, serta kemampuan sosialisasi anak. Selain itu juga mampu mendekatkan kembali hubu­ngan antarkeluarganya, sete­lah seminggu sibuk dengan jadwal masing-masing.

Comments (0)Add Comment

Write comment

busy

Newer news items:
Older news items: