Jumat, 24 May 2013
Puskesmas Koto Berapak Jadi Percontohan PDF Cetak Surel
Senin, 09 Juli 2012 02:30

PENYELENGGARA PROGRAM KLINIK GIZI

PAINAN, HALUAN — Pusat Kese­hatan Masyarakat (Puskesmas) Koto Berapak, Kabupaten Pesi­sir Selatan, mendapat keperca­yaan dari pemerintah provinsi menjadi Puskesmas percon­tohan penyelenggara program klinik gizi.

Kepala Dinas Kesehatan Pesisir Selatan Syahrizal Antoni ketika dihubungi di Painan, Sabtu (7/7), mengatakan, Puskesmas itu juga dipercaya sebagai penyelenggara program percontohan pendeteksi penyakit kanker serviks (kanker mulut rahim).

“Mudah-mudahan Puskesmas ini mampu mengemban kepercayaan itu sehingga sukses menjalankan dua program Pemprov Sumbar demi tercapainya Millenium Development Goals (MDG’s) 2015,“ katanya.

Ia berharap dengan telah tersedianya Klinik Gizi di Puskemas Koto Barapak Bayang ini, ke depan pemantauan kondisi gizi masyarakat dapat dilakukan lebih baik lagi. Karena tujuan dua program tersebut dise­lenggarakan yakni dalam rangka pencapaian MDG’s 2015.

Tujuan pemerintah membentuk klinik gizi tersebut merupakan upaya dalam rangka meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Sebagai unit pelayanan kesehatan terdepan, Puskesmas bertang­gung jawab tentang itu dengan mendekatkan dan memperluas pelayanan kepada masyarakat.

“Upaya peningkatan kesehatan harus dilaksanakan secara merata, bermutu dan terjangkau oleh seluruh lapisan masyarakat. Begitu juga dengan biaya yang harus dikeluarkan oleh masyarakat, harus terjangkau dan tidak memberatkan,“ katanya.

Menurut ia, upaya pengembangan klinik gizi di Puskesmas merupakan salah satu langkah yang ditempuh untuk melakukan perbaikan gizi di masyarakat yang diseleng­garakan oleh Puskesmas.

Pengembangan klinik gizi Puskesmas tersebut diselenggarakan dalam rangka mengoptimalkan pelayanan gizi, baik kualitas maupun kuantitas.

Untuk program pendeteksi kanker mulut rahim, di Puskesmas tersebut akan ditu­gaskan sejumlah tanaga kesehatan yang terlatih tentang pendeteksian penyakit tersebut.

Kata dia, kanker mulut rahim yakni keganasan yang terjadi pada leher rahim. Kanker itu disebut juga kanker leher rahim atau kanker mulut rahim dimulai pada lapisan serviks.

Kanker mulut rahim merupakan salah satu penyakit tidak menular, namun ditakuti masyarakat. Penyakit itu dapat terjadi bertahun-tahun, tapi kadang-kadang terjadi lebih cepat.

Penyakit kanker mulut rahim telah ditemukan di kabupaten itu sehingga menjadi hal yang serius bagi pemerintah untuk dilakukan pencegahannya guna meningkatkan indeks pembangunan manusia (IPM). (h/*)

Comments (0)Add Comment

Write comment

busy

Newer news items:
Older news items: