Kamis, 20 Juni 2013
Almaisyar Turunkan Atribut Kampanye PDF Cetak Surel
Senin, 09 Juli 2012 03:13

SEHARI SEBELUM MASA TENANG

PAYAKUMBUH, HALUAN — Seiring berakhirnya masa kampanye bagi pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Payakumbuh, berbagai atribut kampanye pun mulai diturunkan, Minggu (8/7). Para kandidat kepala daerah tersebut, diminta dengan kesadaran sendiri menurunkan atribut kampanye mereka.

Pantauan Haluan di lapangan, Minggu (8/7) pukul 16.00 WIB, pasangan nomor urut 3 Almaisyar – Dedrizal, adalah yang pertama kali melaksanakan aturan ini. Bersama-sama dengan tim suksesnya, Almaisyar - Dedrizal mulai menurunkan atribut kampanye mereka. Dimulai Posko di Jl. Sukarno Hatta, dari wilayah Payakumbuh Timur, untuk selanjutnya ke seluruh lokasi di mana atribut tersebut dipasang dulunya.

“Setelah kampanye berakhir, kami segera menurunkan semua atribut yang terpasang, sesuai dengan peraturan yang ditetapkan oleh KPU,” kata Almaisyar dan Dedrizal saat itu.

Bersama tim suksesnya, Almai­syar dan Dedrizal tampak men­copoti satu demi satu atribut kampanye mereka yang terpasang di sepanjang jalan. “Inilah salah satu wujud kepatuhan kami pada aturan yang telah ditetapkan dalam kampanye, karena Senin (9/7) sudah memasuki masa tenang sebelum masa pencoblosan tanggal 12 Juli mendatang,” katanya.

Dua tokoh politik, Ketua DPD I Partai Golkar Dumbar Hendra Irwan Rahim dan Ketua Partai PPP Payakumbuh Ahmad Zifal menang­gapi positif hal ini. Menurut Hendra, memang itulah yang harus dilaku­kan untuk mewujudkan ketertiban dan kelancaran jalannya Pilkada.

“Peraturan KPU sudah mene­tap­kan demikian, jadi memang harus dijalankan. Saya sangat mendukung, kesadaran sendiri dari Almaisyar dan Dedrizal bersama tim suksesnya untuk menurunkan atribut Pilkada mereka,” kata Hendra sambil menyebutkan Partai Golkar bersama PPP dan tujuh partai lainnya, siap memenangkan Almaisyar - Dedrizal.

Hal senada juga diungkapkan Ketua Partai PPP Payakumbuh Ahmad Zifal. “Sebagai salah satu partai pendukung pasangan nomor 3 ini, kami juga harus patuh terhadap aturan yang telah ditetap­kan. Karena itu, sejak Minggu (8/7) sore hingga pukul 00.00 malam­nya, kami mengerahkan semua anggota tim untuk menu­runkan semua atribut yang telah terpasang,” kata ahmad Zifal.

Lebih jauh Ketua Panwaslu Kota Payakumbuh Yusril Yazid SH., menyebutkan, sejak dua hari lalu, Panwaslu Payakumbuh sudah mengirimkan surat kepada tujuh pasangan calon Walikota-Wakil Walikota tersebut, untuk menurun­kan atribut mereka, paling lambat Senin (9/7).

“Yang dibolehkan hanya ada satu bendera merah putih dan satu bendera parpol yang terpasang di satu posko saja. Hanya satu posko yang dibolehkan bagi setiap pasa­ngan calon. Jika setelah tanggal 9 Juli masih ada posko-posko lainnya, atau masih ada atribut pasangan calon ini yang masih terpasang, maka Panwas akan melaporkan pelanggaran ini kepada Satpol PP. Sebab, nantinya Satpol PP lah yang akan membongkar secara paksa, atribut-atribut yang belum diturun­kan tersebut,” tutup­nya. (h/atv)

Comments (0)Add Comment

Write comment

busy