Kamis, 24 April 2014
Jalur Pasir Putih Belum Bisa Digunakan PDF Cetak Surel
Rabu, 11 Juli 2012 01:43

MENJELANG LEBARAN

PAINAN, HALUAN — Lebaran tahun ini jalan Pasir Putih Kambang belum bisa digunakan.

Soalnya pengerjaan proyek rehabilitasi dan rekonstruksi (rehab rekon) di Pasir Putih Kambang, Kecamatan Le­ngayang direncanakan baru selesai pada akhir tahun 2012 mendatang.

Untuk pengguna jalan nasional tetap akan dia­lihakan ke jalan alternatif, yakni Lakuak-Padang Rubiah. Berdasarkan pantauan Halu­an, kini pengerjaan sedang difokuskan pada pemba­ngu­nan jalan dan pembuatan pengamanan pantai.

Kepala Dinas PU Pessel Pri Nurdin mengatakan, jika tidak ada bencana ulang, mudah-mudahan bisa selesai sesuai target. Khusus proyek rehab rekon jalan saat ini dalam tahap penimbunan. Timbunan dilaksanakan pada bekas jalan yang runtuh sepan­jang 300 meter menggunakan tanah dari perbukitan. Pem­bentukan badan jalan akan memakan waktu cukup lama, di mana tanah timbunan perlu pemadatan.

“Selanjutnya di pinggir pantai dibuat bangunan peme­cah ombak berupa batu  krip. Batu disusun sedemikian rupa, sehingga mampu mena­han terjangan gelombang pasang yang selalu menghantui warga di Pasir Putih Kam­bang,” katanya.

Disebutkan Pri Nurdin, dua kegiatan yang ada di Pasir Putih Kambang saat ini bersumber dari pendanaan berbeda. Pengaman pantai dari dana APBN, sedangkan pembangunan jalan dari dana APBD Sumbar.

Proyek rehab rekon pasca bencana itu bernilai Rp70 miliar lebih. “Pengerjaan rehab rekon yang sudah berlangsung satu bulan belakangan difo­kuskan pada pembangunan jalan dan pengamanan pantai dengan memasang batu. Me­nurut desainnya kawasan ini dibangun agar bisa kembali menjadi objek wisata selain memperlancar transportasi,” katanya.

Meski demikian, Pri Nur­din mengakui, ia masih me­nunggu laporan pelaksanaan kegiatan rehab rekon di Pasir Putih. Sementara itu untuk memperlancar pengerjaan jalur itu ditutup. Penutupan telah berlangsung dua minggu lalu di dua titik. “Ketika ditutup masyarakat diharap memakluminya, kita ingin pengerjaannya cepat selesai, maka jang buat pengerjaan terganggu oleh kendaraan yang hilir mudik dikawasan Pasir Putih,” kata Pri Nurdin.

Disebutkannya, bagi yang biasa menggunakan jalur Pasir Putih yang dalam kea­daan rusak itu, dapat menggu­nakan jalur alternatif yang telah dibangun pemerintah. “Jalur alternatif sudah dapat di fungsikan bagi semua jenis kendaraan baik truk maupun sepeda motor,” katanya.

Selanjutnya menurut Pri Nurdin, warga diharap bersa­bar menunggu selesainya pengerjaan jalan tersebut, apalagi bila hari raya yang diprediksi pengguna jalan akan meningkat.

Kawasan Pasir Putih Kam­bang adalah kawasan yang rusak akibat dihondoh banjir bandang 3 November 2011 lalu. Peristiwa itu selain merusak pemukiman dan fasilitas umum, juga mene­waskan tiga warga di sana.  (h/har)

Comments (0)Add Comment

Write comment

busy