Sabtu, 02 Agustus 2014
Pemprov Sumbar Kebut Pembangunan 10 Gedung PDF Cetak Surel
Senin, 23 Juli 2012 02:19

DITARGET TUNTAS AKHIR 2012

PADANG, HALUAN—Satu persatu gedung pemerintah yang rubuh akibat bencana gempa dahsyat 2009 silam, dibangun kembali. Tahun ini Pemprov Sumbar tengah basitungkin mengerjakan pembangunan kembali 10 unit gedung.

Ditargetkan pembangunannya selesai akhir tahun ini. Gedung yang tengah dikerjakan masing-masing gedung Prasjal Tarkim, Esca­pe Building Kantor Gubernur Sumbar, gedung Bappeda Sumbar, Kejaksaan Tinggi, Dinas Peternakan, gedung Perpustakaan di Jalan Diponegoro, Mapolda Sumbar, Pasar Raya Padang, RS M.Djamil Padang serta gedung Satkorlak PB Sumbar.

Sebagian gedung lainnya masih menunggu pengalokasian dana, baik yang bersumber dari APBN maupun APBD Sumbar. Namun desain bang­unan seluruh gedung pemerintah ini sudah selesai dikerjakan dengan memanfaatkan dana BNPB.

Kepala Dinas Prasjal Tarkim Sumbar Suprapto didampingi Kepala Bidang Penataan Bangunan dan Lingkungan Firman Dalil kepada Haluan Sabtu (21/7), di Padang menjelaskan, dari 18 gedung yang roboh dan rusak berat akibat gempa, sebanyak 10 unit tengah dikerjakan saat ini. Ditargetkan akhir tahun ini pembangunannya dapat dituntaskan.

“Saat ini kita tengah mengerjakan pembangunan 10 gedung. Ditargetkan akhir tahun ini selesai. Sedangkan 8 gedung lain, masing-masing gedung DPKD, Dinas Kelautan dan Perikanan, Dinas Pendidikan, Badan Ketahanan Pangan, Dinas Perkebunan, Badan Kesbang Linmas dan Kantor Gubernur Rumah Bagonjong masing menunggu pendanaannya baik dari APBN maupun dari APBD Sumbar. Satu lagi, Musala Rumah Jabatan Gubernur sudah selesai direhab,” katanya.

Escape Building, tepat disampingi Kantor Gubernur Sumbar pembangunannya dimulai 2011 lalu. Selama 2012 ini pekerjaan difokuskan untuk penyelesaian saja. Sehingga awal 2013 gedung ini sudah bisa digunakan. Lantai 1, 2 dan 3 bakal digunakan sebagai perkantoran. Sedangkan lantai 4 dan atap sebagai selter yang dilengkapi helipad.

Begitu pula pembangunan gedung Bappeda Sumbar dengan dana Rp22 miliar dari BNPB, gedung Dinas Peternakan Sumbar dengan dana Rp17 miliar dari APBD Sumbar, Kejaksaan Tinggi dan Polda Sumbar dengan dana Rp45 miliar dari BNPB, diharapkan tuntas akhir 2012.

RS M.Djamil juga akan selesai akhir tahun ini. De­ngan bantuan BNPB Rp70 miliar, poliklinik dan ruang rawat jalan akan dapat digunakan awal tahun depan. Terakhir Pasar Raya Padang, memanfaatkan dana BNPB yang bersumber dari bantuan Arab Saudi Rp64,5 miliar, juga akan tuntas akhir tahun ini.

Sedangkan gedung Perpustakaan di Jalan Diponegoro direncanakan selesai 2013 mendatang. Pembangunannya dengan sistem tahun jamak menggunakan APBD Sumbar Rp24 miliar. Kantor Satkorlak PB Sumbar juga direncanakan selesai tahun depan. Pembangunannya menghabiskan dana Rp7 miliar. Dikerjakan dalam waktu 2 tahun, dimulai tahun ini dengan dana Rp2 miliar.

Gedung Dinas Prasjal Tarkim juga dibangun bertahap dimulai tahun 2010 silam. Untuk penyelesaian pembangunannya dibutuhkan anggaran sedikitnya Rp70 miliar. APBD Sumbar pada tahun jamak 2010 dan tahun 2011 telah mengalokasikan dana sebanyak Rp35,5 miliar.  Ditargetkan akhir tahun depan pembangunannya sele­sai.

Gedung ini menggunakan pondasi khusus isolator (seismic base isolation) dan dirancang mampu menerima goncangan gempa berkekuatan 10 SR. Di saat gedung lain sudah rubuh diterjang gempa maka gedung ini menjadi satu-satunya gedung yang masih berdiri.

“Diperkirakan gedung PU ini selesai akhir 2013 mendatang. Sebab pembangunannya dirancang mampu menerima goncangan gempa berkekuatan 10 SR,” terang Suprapto. (h/vie)

Comments (0)Add Comment

Write comment

busy

Newer news items:
Older news items: