Sabtu, 01 November 2014
3.992 Peserta UMBM Lulus Seleksi PDF Cetak Surel
Rabu, 25 Juli 2012 02:28

DIIKUTI 7.816 ORANG

PADANG, HALUAN — Berdasarkan hasil seleksi Ujian Masuk Bersama (UMBM) yang digelar Universitas Andalas bersama 4 PTS lainnya di Sumatera Barat, 3.992 orang dinyatakan lulus dalam ujian yang digelar Rabu (18/7) lalu.

Sebanyak 2.238 orang diantara­nya lulus di Universitas Andalas. Jumlah peserta yang mengikuti ujian sebanyak 7.816 orang. Sedang­kan untuk PTS, sebanyak 3.283 orang lulus di Universitas Bung Hatta (UBH), 124 orang lulus di Institut Teknologi Padang (ITP), 72 orang lulus di Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat (UMSB), dan 513 orang lulus di Sekolah Tinggi ilmu Ekonomi (STIE) Dharma Andalas.

Selain melakukan kerja sama dengan Unand, UBH juga melakukan kerja sama dengan UNP untuk kelas mandiri. Dari penyeleksian yang telah dilakukan, sebanyak 4.408 orang dinyatakan lulus.

Terkait siswa yang lulus namun tidak melakukan daftar ulang, Rektor UBH Hafrijal Syandri, mengungkapkan bahwa hal itu bukanlah masalah. Baginya, hal itu  adalah keinginan individu masing-masing orang yang tidak bisa dilarang.

“Kita  tidak bisa langsung mengklaim bahwa siswa yang lulus di PTS, mengambil Unand sebagai pilihan pertama. Yang mengambil UBH sebagai pilihan pertama tentu ada,” ujarnya.

Bagi siswa yang tidak lulus dalam seleksi yang diadakan di UNP dan Unand, tidak akan langsung dinyatakan diterima di UBH. Para calon mahasiswa ini juga harus mengikuti ujian terlebih dahulu. Untuk penerimaan tahap II, UBH akan menggelar ujiannya 28 Juli mendatang.

Menurutnya, seleksi penerimaan mahasiswa baru ini adalah sebagai cara bagi UBH untuk memperlihatkan bahwa universitas ini tidak berbeda dengan UNP dan Unand dalam hal mutu. Sebab, salah satu hal  yang menentukan kualitas universitas adalah akreditasi. “Akreditasi B di antara PTN dan PTS, tidak mengalami perbedaan,” tuturnya.

Alasan UBH menjalin kemitraan dengan PTN di Sumbar, selain memperlihatkan mutu yang dimiliki, juga memperlihatkan kualitas universitas dalam pengelolaan pendidikan.

Untuk ke depannya akan banyak lagi kemitraan yang akan dibangun. Seperti tata kelola, pencitraan, mutu, penelitian dan pengabdian masyarakat. Sebelum ini, UBH sendiri juga sudah pernah melakukan kerja sama terkait penelitian dengan PTN, yaitu  mendatangkan narasumber dalam seminar. “Kita berharap suatu hari nanti, UBH memilki dosen yang berkualitas dan banyak guru besar,” ujarnya.

Me­ng­gu­nakan nama salah seorang proklamator, sebagai nama universitas, diakui Hafrijal memang cukup berat. Untuk itu, dirinya juga akan membenahi universitas dari dalam. Menurutnya, mahasiswa yang masuk ke sini harus mendapatkan fasilitas dan pelayanan terbaik.

Terkait pelayanan, dirinya meminta para dosen untuk meningkatkan kualitas mengajar. Jika ada dosen yang tidak taat aturan akan menerima sanksi. Saat ini sudah ada sekitar 3 orang yang dipulangkan ke Kopertis Wilayah X, karena tidak menaati aturan dan bertindak macam-macam.

Menurut Kepala Bagian Akdemik dan Rekruitmen (Kabag Akre), Wendry, diperkirakan daftar ulang siswa baru akan mencapai puncaknya pada hari terakhir daftar ulang, yaitu 27 Juli mendatang. Dikarenakan jadwal daftar ulang di Unand berakhir pada 25 Juli.

Untuk ITP, waktu daftar ulang akan berlangsung sampai 30 Juli. Sedangkan UMSB berlangsung sampai 30 Agustus mendatang. (h/cw-eni)

Comments (0)Add Comment

Write comment

busy