Minggu, 19 May 2013
Mengapa Harus Minum Susu? PDF Cetak Surel
Kamis, 02 Agustus 2012 01:49

SETIAP individu disarankan untuk minum susu. Selain lezat, susu memiliki banyak manfaat bagi kesehatan tubuh manusia.

“Susu merupakan sumber nutrisi yang sangat baik. Sejak bayi dilahirkan, lang­sung membutuhkan air susu ibunya, ada yang disebut kolostrum. Selama enam bulan pertama usianya, bayi membutuhkan susu berupa ASI tanpa tambahan apapun. Hingga usia dua tahun pertama, ASI adalah susu terbaik. Jadi, manusia perlu susu,” tutur Dr. Soedjatmiko, SpA(K), dalam dalam acara Peluncuran Modul Raising a Life Ready Generation Dancow Parenting Centerdi Hotel Kempinski, Jakarta, beberapa waktu lalu.

Selepas ASI, manusia tetap perlu minum susu. Mengapa? “Setelah ASI dua tahun, anak tetap perlu susu karena umumnya perihal makan, sukanya mereka pilih-pilih. Dari sekian banyak ragam makanan, pasti ada beberapa yang paling disukai oleh mereka. Kalau suka, biasanya maunya ya itu-itu saja. Tapi, mereka kan perlu beragam nutrisi dalam hidupnya. Di situlah perlunya minum susu,” jelas dokter yang berpraktik di RSCM, Eka Hospital, dan Rumah Sakit Permata Pamulang ini.

Dalam masa pertum­buhan, lanjutnya, anak-anak memerlukan beragam nutri­si guna mengotimalisasi kebu­tuhan tumbuh kem­bangnya. Susu berfungsi sebagai pe­nyem­purna kekurangan nut­risi.

“Susu bersifat mu­dah dicerna, misalnya kalau anak sakit gigi. Kalau dia minum susu, bisa banyak membantu melengkapi kebutuhan nutrisinya. Karena di dalam susu, terdapat banyak beragam nutrisi. Ada protein, lemak, kalsium, mineral, karbohidrat, dan beragam vitamin yang semuanya dibutuhkan tubuh,” paparnya.

Lantas, bagaimana yang tak suka susu mengoptimalkan kebutuhan nutrisinya?

“Bagi yang tak suka atau tak bisa meminum susu hewani, bisa mengonsumsi susu kedelai. Kalau memang tak bisa juga, bisa memenuhi kebutuhan nutrisinya dengan keberagaman asupan. Jika butuh protein, ya makanlah tahu, daging ayam, atau daging sapi. Usungkan keberagaman makanan agar seluruhan kebutuhan nutrisi dapat tercukupi,” tutupnya.

Susu tidak hanya mengan­dung kalsium yang berguna untuk kesehatan tulang, na­mun kandungan lemak, asam laktat, dan vitamin yang terdapat di dalam susu memiliki manfaat dan khasiat yang berguna untuk kesehatan perempuan.

Satu penelitian yang dilakukan di Uni­ver­sity of Massa­chusetts, Amherst, AS, menemukan bahwa perem­puan yang menda­patkan kalsi­um dan vitamin D selama sebulan penuh, dapat mengu­rangi risiko pre menstruasi syndrom (PMS).

Sementara itu, kalsium dan vitamin D bisa didapatkan dengan mengkonsumsi susu rendah lemak atau pun susu skim olahan.

Susu juga ber­man­­faat untuk mening­katkan kesuburan kaum perempuan. Satu penelitian yang dila­kukan di Harvard University, AS, membuktikan bahwa perempuan yang meminum produk susu kaya lemak lebih dari satu takaran saji per hari, dapat terhindar dari risiko kandungan yang berma­salah hingga 25 persen.

Lemak yang terkandung di dalam susu berkhasiat untuk melembabkan kulit dan mengu­rangi pembengkakan kulit, kata penulis buku Smart Medicine for Your Skin, Jea­nette Jacknin.

Oleh sebab itu, susu dapat digunakan sebagai jel mata untuk menggantikan menti­mun. Caranya, celupkan kapas ke dalam susu ‘fullcream’, lalu peras. Lalu, oleskan kapas tersebut ke sekitar kelopak mata. (h/ans)

Comments (0)Add Comment

Write comment

busy

Newer news items:
Older news items: