| Jadikan Anak Istimewa |
|
|
|
| Ditulis oleh Teguh |
| Minggu, 05 Agustus 2012 02:17 |
|
Orangtua perlu menjadikan anaknya istimewa, agar dia bahagia. Untuk itu orangtua perlu trik khusus untuk memberitahu anaknya bahwa ia tetap dan akan terus menjadi anak yang sangat istimewa, terlepas dari usianya yang tidak bayi lagi.Pertama, orangtua harus mengenali keunikannya dan bantu temukan jati dirinya. Orangtua tidak akan mengerti ‘isi’ balita sekarang bila tidak dimulai dengan melihat dan memperhatikan dia. Kenali anak di usianya yang sekarang, keterampilan apa saja yang dia kuasai, apa yang menjadi minatnya, misalnya alam, robot, aktivitas fisik, ‘baca’ buku, menggambar dan pahami cara berpikirnya saat ia menghadapi masalah. Pemahaman orangtua terhadap balita sangat membantunya untuk mengenali keunikan dan jati dirinya. Dengan memahami anak, orangtua bisa membantunya berkembang sesuai dengan keunikan yang ia miliki. Bantu anak dengan menyediakan berbagai jenis buku, mulai dari buku cerita sampai ensiklopedi mini, rak buku dengan aneka warna untuk meletakkan buku-bukunya sesuai jenis, berikan pembatas buku dengan gambar binatang kesukaannya. Cara ini membuat balita merasa bahwa Anda memahami apa yang ia suka. Anak akan merasa istimewa atau spesial dengan perlakuan ini. Selain itu, orangtua perlu memberikan pujian yang tulus dan jujur. Berikan pujian untuk kemajuan perkembangannya, selain membuatnya sebagai anak yang spesial. Bicaralah dengan anak tentang hal-hal yang ia sukai. Berbicara pada anak sama halnya dengan berbicara dengan teman atau sahabat Anda. Seharusnya Anda menjadi orang yang bisa membuat anak-anak merasa dihargai. Caranya, bicarakan hal-hal yang menarik, penting dan dia sukai. Lihat yang ada disekeliling Anda, jadikan topik pembicaraan. Misalnya, mengapa semut jalannya berbaris. Bila si kecil suka, ia akan mendengarkan dengan antusias serta merespon Anda. Kalau dia tidak suka, segera cari topik lain. Berikan telinga Anda untuk mendengarkan dengan sungguh-sungguh apa saja yang ingin dibicarakan anak kepada Anda, sekalipun lugu dan membosankan. Orangtua juga harus memahami pilihan anak. Hanya orangtua yang mengerti anak dari ujung kepala hingga ujung kakinya. Memahami pilihan anak seperti kegiatan, kesukaan dan hobinya, merupakan bentuk menghormati anak dan memperlakukannya sebagai individu yang spesial. Begitulah yang akan dirasakan balita juga. Meski tidak selamanya Anda harus setuju dengan kegiatan atau hobinya. Karena ia masih harus belajar tentang mana yang benar dan salah. Memberikan waktu khusus untuk anak juga penting. Anak butuh perhatian tidak hanya lewat telepon atau video call. Ia butuh fisik Anda yang nyata di hadapannya. Kalau Anda bisa membuat rencana kerja, harusnya Anda juga bisa membuat perencanaan waktu untuk balita. Gunakan waktu Anda untuk ‘kencan’ dengan anak, misalnya pergi menonton pertunjukan, bermain ke bandara untuk melihat pesawat terbang atau berenang dan bermain air di wahana air. Selain menambah keeratan juga dapat merangsang pertumbuhan fisiknya saat Anda mengajaknya bergerak. Bila Anda punya dua anak, bermainlah one on one atau satu pasang-satu pasang. Teknik one on one memudahkan Anda untuk mengatakan atau menunjukkan keistimewaan balita bagi Anda. Tak kalah penting orangtua perlu merayakan proses keberhasilannya. Rayakan prestasinya bukan dengan sebuah pesta yang meriah, tapi dengan ungkapan “hebat” atau “pintar”, pelukan, ciuman atau memberikan buku yang sudah ia idam-idamkan. Tidak terbayang apa yang akan dirasakan oleh buah hati Anda bila Anda menghargai kerja kerasnya. Perayaan ini tidak hanya berlaku untuk prestasi besar. Prestasi kecil seperti mau memberi salam kepada tamu Anda atau mendapat komentar yang positif dari guru di sekolahnya juga patut dirayakan. Katakan bahwa dia adalah anak yang istimewa. Perlakukan balita layaknya putri atau putra raja untuk sesekali, boleh saja. Perlakuan seperti ini menambah keyakinan si kecil bahwa ia diperlakukan istimewa oleh orangtuanya. Pola pikir si kecil masih sangat sederhana. Panggilan ‘my sweety’ atau ‘jagoanku’ bisa membuat anak merasa istimewa. Ditambah lagi dengan ungkapan “Bunda sayang sekali dengan jagoan bunda. Kamu adalah orang yang paling berarti untuk bunda.” Anak akan merasa istimewa atau spesial ketika ungkapan yang tulus keluar dari mulut dan sikap orangtuanya. (h/dla/ayahbunda)
Set as favorite
Bookmark
Email this
Hits: 228 Comments (0)
![]() Write comment
Newer news items:
Older news items:
|

BERANDA
BERITA HARIAN
ARTIKEL
MINGGUAN
ARSIP
E-PAPER
TENTANG KAMI



