| Sayur Payakumbuh ke Riau |
|
|
|
| Rabu, 08 Agustus 2012 02:50 | |||
|
RP2,4 MILIAR PER BULAN PAYAKUMBUH, HALUAN — Sayur-sayuran dari Kota Payakumbuh, masih belum maksimal merambah pasar Provinsi Riau. Setiap bulan sayur dari Kota Batiah baru mencapai 6,43 ton/bulan dengan nilai Rp2,4 Miliar atau rata-rata Rp81 juta/hari. Dari potensi produksi sayur yang ada, kemungkinan nilai jual ke Riau itu masih bisa ditingkatkan.Potensi sayur yang dikelola oleh 10 STA (sub terminal agrobisnis) pada lima kecamatan se-Kota Payakumbuh itu, diapresiasi Kementerian Pertanian RI. Pihak kementerian mengirim Kasi Pemasaran Bilateral Kementan untuk Negara Afrika dan Timur Tengah, Ermia Syofiyessi, SP, M.Agr, ke Payakumbuh, akhir Juli lalu. Kunjungan ini, juga mengevaluasi sejumlah bantuan yang diberikan Kementan terhadap STA di Payakumbuh, yang diberikan sejak tahun 2004. Menurut Staf Ahli Walikota Bidang Ekonomi Pembangunan, Ir. Mediar Indra, M.Si, di Balaikota Payakumbuh, Selasa (7/8), menginformasikan, kehadiran staf Kementan ke Payakumbuh itu, selain mengevaluasi keberadaan STA, juga membicarakan peluang ekspor sayur-sayuran Payakumbuh ke sejumlah negara tetangga. “Untuk itu, produksi sayur kota ini perlu ditingkatkan kualitas dan kuantitasnya. Sejumlah fasilitas pendukung untuk itu, juga dibicarakan, “sebut Mediar Indra. Sejumlah fasilitas yang dibutuhkan oleh seluruh STA, di antaranya mobilitas untuk pembawa sayur dari areal ke STA serta kendaraan pendingin dari Payakumbuh ke Pekanbaru, Riau. “Kalau Payakumbuh sudah punya kendaraan pendingin sendiri, jumlah produksi akan bisa ditingkatkan, “ungkap Mediar. Sementara, untuk peningkatan produksi, melalui Dinas Pertanian Payakumbuh, dikatakan, tidak menjadi persoalan. Pemakaian pupuk organik yang tepat dan sentuhan teknologi pertanian yang baik, diyakini akan mampu meningkatkan jumlah produksi. Sayur-sayur yang dikirim itu, meliputi cabe kopay, mentimun, kacang-kacangan, bayam, buncis, pare, terung, oyong dan buah sirsak serta alpukat. (h/smt)
Set as favorite
Bookmark
Email this
Hits: 104 Comments (0)
![]() Write comment
Newer news items:
Older news items:
|

BERANDA
BERITA HARIAN
ARTIKEL
MINGGUAN
ARSIP
E-PAPER
TENTANG KAMI


