Minggu, 26 May 2013
Anak-anak Korban Banjir Ingin Pakaian Baru PDF Cetak Surel
Kamis, 09 Agustus 2012 01:01

PADANG, HALUAN— Lebih kurang 10 hari lagi, lebaran Idul Fitri akan tiba. Sesuai kebiasaan, anak-anak akan dibelikan baju baru, yang akan dipakai pada saat lebaran.

Hampir tiap hari terlihat orang tua membimbing anaknya, pergi ke pasar dan mall, untuk beli baju baru. Tidak hanya pakaian baru, biasanya menjelang lebaran setiap keluarga juga membersihkan rumah mereka. Mencat dinding rumah dengan aneka warga, secerah hati menyambut lebaran.

Namum, cerita bahagia seperti itu, tampaknya jauh dari anak-anak korban banjir. Jangankan untuk mempercantik rumah dengan aneka cat, mendapatkan pakaian baru saja sepertinya sulit. Kenapa tidak, pasca banjir bandang, boleh dikatakan orang tua mereka kehilangan pekerjaan. Hasil tani yang semula diharap akan memberikan kebahagian, itu pun sudah hanyut terbawa banjir.

“Semakin hari, lebaran makin dekat, tak tahan hati ini melihat anak-anak, yang ingin baju baru seperti anak-anak lainnya,” ujar seorang warga Batu Busuk Hermawati (34).

Ibu enam orang anak itu, mengaku tidak mampu ber­buat apa-apa, selain menatab iba anak-anaknya yang masih kecil.

Sesekali ia bersama sumainya Jhon (38),  menatapi sawahnya yang dibawa hanyut oleh banjir. Keahliannya untuk mencari pekerjaan sangat minim, Ia hanya bisa bekerja sebagai petani sawah, dan sebagai kuli bangunan saja.

“Sebagai orang tua, sudah pasti perih hati ini, melihat anak tak dapat pakaian baru. Kalau bisa, bencana ini biar kami saja yang rasakan dampaknya,” ujarnya menutup kepiluan hatinya dengan tersenyum.

Begitu juga dengan warga Limau Manis Ijas (41). Ia berharap, pemerintah dapat menyediakan sedikit bantuan uang, untuk menghadapi lebara. Paling tidak, untuk memenuhi kebutuhan anak-anak. “Di rumah, beban tanggunan berjumlah 3 orang, mereka belum tahu apa-apa. (h/cw-wis)

Comments (0)Add Comment

Write comment

busy

Newer news items:
Older news items: