Senin, 20 May 2013
Satu Pleton Sniper Disiagakan PDF Cetak Surel
Selasa, 14 Agustus 2012 02:02

PENGAMANAN LEBARAN

PEKANBARU, HALUAN — Demi memberikan rasa aman kepada seluruh pemudik Polda Riau menu­runkan satu peleton pasukan sniper pada titik-titik yang dianggap rawan akan pencurian dengan tindak kekerasan. Sniper akan ditempatkan di pintu-pintu masuk provinsi Riau.

Kapolda Riau Brigjen Pol Suedi Husein mengatakan, jumlah satu peleton masih kurang, pasalnya ada banyak titik yang mesti dijaga, namun karena senjata yang dimiliki tidak mencukupi jumlah ini telah dinilai memadai untuk pengamanan Lebaran.

“Sebenarnya, kami ingin meyebar satu kompi pasukan, namun karena terbatasnya senjata maka kami kirim satu peleton brimob bersenjata lengkap,” tambahnya lagi.

Ketika disinggung titik-titik mana saja yang sangat rawan akan tindak pencurian dengan kekerasan, Suedi Husein, pasalnya jika dikatakan maka para pelaku tindak tersebut dapat mengetahui aksi dari pihak keamanan.

“Itu rahasia, yang pasti kami siagakan pasukan di pintu-pintu masuk, dan tindakan tegas akan kami ambil jika terjadi atau ter­tangkap tangan melakukan curat,” tegasnya.

Untuk pengamanan Lebaran sekitar 5.000 personel juga diturun­kan di seluruh wilayah hukum Polda Riau.  “Tahun ini kita turunkan sebanyak 5.000 personel yang terdiri dari 3.500 personel Polri dan 1.500 personel yang tergabung dalam TNI, Dinas Perhubungan, Satpol PP, Dinas Kesehatan serta instansi terkait lainnya,” kata Suedi.

Dikatakannya, semua personil yang diturunkan mulai hari ini hingga 26 Agustus mendatang, akan ditem­patkan di setiap titik-titik rawan kecelakaan, rawan pencurian dengan kekerasan (curas) serta di pintu masuk wilayah Riau seperti  dari arah Medan dan Jambi.

“Operasi ketupat ini dilaksana 16 hari ke depan mulai tanggal 10 Agustus hingga 26 Agustus menda­tang. Untuk jalur rawan kecelakaan itu di Daerah Rohil menuju Pekanbaru serta Kampar. Kampar itu jalannya lurus cenderung kecelakaan karena melihat jalan lurus itu buru-buru tanpa berhati-hati,”  katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolda juga mengimbau  masya­rakat yang melakukan mudik lebaran untuk berhati-hati dan mematuhi rambu-rambu lalu lintas serta mengecek kelaikan kendaraan yang digunakan. “Hati-hati dan cek dulu kelayakan kenderaannya sebelum berangkat mudik,” pesan Kapolda.

47 Titik Rawan

Kepala Bidang PHB Darat Dinas Perhubungan Komunikasi dan Infor­masi (Dishubkominfo) Propinsi Riau, Yasril menegaskan bahwa pemudik harus lebih hati-hati agar selamat sampai tujuan.

Sebab, pada tahun ini pemudik diperkirakan akan terjadi pening­katan dari tahun sebelumnya. Ditambah lagi jumlah jalan yang rawan kecel­akaan mencapai sekitar 47 titik.

“Pemudik pada tahun ini me­ningkat, ditambah lagi ada beberapa titik jalan rusak sehingga rawan kecelakaan,” kata Yasril.

21 titik rawan kecelakaan yang tersebar di sejumlah kawasan atau pelintasan dalam provinsi. 13 titik rawan kecelakaan berada di lintas utara, 7 titik di lintas selatan, serta 6 titik di lintas barat.

Yasril menjelaskan, untuk lintas timur titik rawan kecelakaan mulai dari kilometer 15, Kulim, Pekanbaru, hingga kilometer 290 Air Molek, Indragiri Hulu. (mg6/meg2/dis)

Comments (0)Add Comment

Write comment

busy

Newer news items:
Older news items: