| Lingkaran Baru Matahari Sedang Terbentuk |
|
|
|
| Ditulis oleh Teguh |
| Minggu, 20 Februari 2011 00:04 |
|
Para ilmuwan NASA, Senin (14/2) melaporkan adanya pancaran sinar Matahari klas-X, yang pertama dalam lebih dari empat tahun. Pancaran klas-X adalah peristiwa sinar Matahari yang paling kuat yang dapat membuat mati radio dan memicu badan radiasi jangka-panjang. Itu adalah salah satu dari serangkaian tiga pancaran sinar Matahari dan menimbulkan spekulasi bahwa lingkaran baru Matahari mungkin sedang terbentuk. “Ini adalah salah satu peristiwa maksimal pertama sesungguhnya Matahari —yaitu ketika kita dapat melihat jumlah paling banyak pancaran sinar Matahari,” kata Brady O’Hanlon, mahasiswa tingkat doktoral di Cornell University di Ithaca, New York. O’Hanlon mengatakan kegiatan Matahari secara khas mencapai puncaknya dalam lingkaran 11-tahun. “Kita telah berada pada kedalaman salah satu masa 11-tahun yang paling tenang,” kata O’Hanlon dalam wawancara telefon dengan wartawan Reuters, Y. Julie Steenhuysen —yang dipantau ANTARA di Jakarta. Pancaran sinar Matahari adalah pancaran sangat kuat energi yang berumur pendek. Pancaran tersebut muncul saat daerah cerah di Matahari, yang menghasilkan tingkat radiasi tinggi dan memancarkan partikel yang dapat menambah kuat angin Matahari, secara elektrik memancarkan partikel yang terus-menerus terpancar ke luar Matahari. Medan magnit Bumi melindungi sebagian besar wilayah planet ini dari cuaca antariksa. Tapi pancaran besar sinar Matahari dapat mengganggu jaringan listrik, mengganggu pesawat udara dengan frekuensi tinggi dan komunikasi militer, mengganggu sinyal Positioning System dan mengganggu komunikasi sipil, kata National Oceanic and Atmospheric Administration —yang melacak pancaran sinar Matahari. NASA menyatakan awan partikel yang dihasilkan oleh peristiwa 14 Februari relatif lemah, dan sangat mungkin cuma menghasilkan pemandangan yang indah cahaya udara —pemandangan cahaya terang merah, hijau dan jingga yang diperkirakan menerangi langit utara pekan ini. Namun O’Hanlon, yang melakukan penelitian mengenai cuaca udara dan dampaknya pada penerima perangkat lunak GPS, mengatakan orang yang telah datang untuk mengandalkan teknologi GPS mereka selama masa kegiatan tenang Matahari mungkin menghadapi lebih banyak gangguan pada sistem navigasi mereka saat kegiatan Matahari meningkat. “Itu adalah kegiatan minimum, dan kita tak perlu terlalu khawatir tentang GPS. Mungkin bukan itu kasus sesungguhnya selama beberapa tahun ke depan,” katanya. Matahari adalah suatu bola gas yang pijar dan ternyata tidak berbentuk bulat betul. Matahari mempunyai khatulistiwa dan kutub karena gerak rotasinya. Garis tengah ekuatorialnya diperkirakan berjarak 864.000 mil, sedangkan garis tengah antar-kutubnya 43 mil lebih pendek. Matahari merupakan anggota Tata Surya yang paling besar, karena 98 persen massa Tata Surya terkumpul pada Matahari. (Sumber Antara)
Set as favorite
Bookmark
Email this
Hits: 700 Comments (0)
![]() Write comment
Newer news items:
Older news items:
|

BERANDA
BERITA HARIAN
ARTIKEL
MINGGUAN
ARSIP
E-PAPER
TENTANG KAMI


Radiasi dari pancaran terbesar sinar Matahari dalam empat tahun diperkirakan mencapai Bumi pada Kamis larut malam (17/2) atau Jumat.
