| Ratusan Nelayan Pessel Dibantu |
|
|
|
| Kamis, 16 Agustus 2012 02:51 | |||
|
Adapun bantuan Gepemp yang disalurkan pemprov melalui program DKP Sumbar, berbentuk paket fish box 232 buah, long tail 45, buah, kemudian grill net dan tramell net masing-masing 14 unit. Selain itu, nelayan setempat juga dibantu dengan 51 petak keramba ikan, alat pemasaran ikan roda tiga 1 unit, alat pengolahan ikan 2 unit dan alat pengering ikan 1 unit. Bantuan lainnya adalah mesin tempel 10 unit dan tempat penjualan ikan 5 unit. Turut juga diserahkan 1 unit apartemen ikan, 16 unit mesin jahit bagi kaum perempuan nelayan setempat, dan 16 unit alat-alat perbengkelan. Wagub menyebutkan nilai bantuan yang diterima nelayan Kampung Palangai itu mencapai ratusan juta rupiah. “Semua itu diberikan pemerintah agar ekonomi para nelayan bisa meningkat dibanding sebelumnya,” terang mantan Bupati Padang Pariaman tersebut. Misalnya untuk jarak tangkapan, tambah Muslim Kasim, bila sebelumnya jarak tempuh dekat menggunakan dayung, namun dengan dibantu mesin tempel dan mesin long tail, memungkinkan jarak tempuh nelayan itu mencari lokasi banyak ikan. Dirinya juga meyakini bantuan tersebut efektif memberdayakan ekonomi masyarakat nelayan miskin setempat. Itu berangkat dari hasil evaluasi pemprov beberapa bulan lalu terhadap kabupaten kota Pariaman. Bupati Pesisir Selatan, Nasrul Abit menyampaikan terima kasih masyarakatnya pada pemprov dan DKP Sumbar. Bantuan untuk nelayan itu, sebut Nasrul, sangat diharapkan, terlebih dalam meningkatkan pendapatan ekonomi nelayan bersangkutan. Nasrul menerangkan, saat ini penduduk miskin di Pessel saat ini mencapai 2.800-an KK, namun data yang diakui provinsi hanya 1.800-an KK. Terlepas dari data yang beda, Pemkab Pessel serius kurangi angka kemiskinan warganya, terlebih nelayan. Kepala DKP Sumbar Yosmeri menyebutkan, bantuan program Gepemp tidak hanya diberikan pada nelayan Pessel saja. Tapi juga berikan kepada Kabupaten Padang Pariaman, Agam dan Kota Padang serta Kota Pariaman dan Pasbar. Yosmeri juga menyebutkan bahwa dana yang dialokasikan untuk Gpemp tersebut jumlahnya mencapai Rp 5 miliar lebih berasal dari APBD 2012. (h/vie)
Set as favorite
Bookmark
Email this
Hits: 185 Comments (0)
![]() Write comment
Newer news items:
Older news items:
|

BERANDA
BERITA HARIAN
ARTIKEL
MINGGUAN
ARSIP
E-PAPER
TENTANG KAMI


PADANG, HALUAN — Wakil Gubernur Sumatera Barat Muslim Kasim menyebutkan, bila komitmen Pemerintah Provinsi Sumatera Barat menekan angka kemiskinan masyarakatnya terus dilakukan hingga kini, yang paling tepat itu adalah mengembangkan sektor perikanan. Di Sumbar, ada 7 atau 8 kabupatan kota di Sumbar merupakan daerah pantai, dan hampir 5.682 KK nelayan tinggal di wilayah pesisir tersebut.