Selasa, 21 May 2013
Ayah Nodai Anak Kandung PDF Cetak Surel
Rabu, 29 Agustus 2012 01:47

SAWAHLUNTO, HALUAN — An, warga Dusun Sawah Talang, Desa Muaro Ke­laban Silungkang Sawah­lunto, harus mendekam di balik jeruji besi Polsek Muara Kelaban, setelah dilaporkan paman dari anaknya, karena diduga melakukan perbuatan asu­sila terhadap anak kan­dungnya sendiri.

Hal itu berawal dari kecurigaan Son (50) paman dari anak Anwar, terhadap gerak-gerik Anwar terhadap RA (12) anaknya, yang terlalu berlebihan. Ke­cu­rigaan itu diperkuat dengan perubahan yang terjadi pada tubuh keponakannya yang masih duduk dibangku sekolah dasar itu.

“Senin (27/8), menjelang tengah malam, paman kor­ban datang bersama Kepala Desa Muaro Kelaban mela­porkan terjadinya tindakan asusila terhadap seorang anak, yang dilakukan ayah kandungnya sendiri,” ujar Kapolsek Muaro Kelaban Sawahlunto AKP Isburman kepada Haluan, Selasa (28/8).

Hanya berselang 5 menit dari laporan, Kapolsek bersama Kanit Reserse Polsek Muaro Kalaban, Ipda Pj Nababan langsung me­luncur ke rumah tersangka yang juga merupakan ru­mah korban.

Mendapati tersangka yang tengah mempersiapkan tas berisi pakaian, polisi pun langsung membekuk ter­sangka. Tanpa perlawanan, tersangka pun digelandang ke Mapolsek.

Kapolsek mengatakan, keterangan sementara dari pihak korban, RA saat ini masih dalam kondisi tra­uma. Keterangan yang dibe­rikan pihak keluarga, RA mengaku dipaksa beberapa kali melayani nafsu bejat sang ayah.

Paman korban, terang Kapolsek, mencurigai gerak-gerik berlebihan yang dila­kukan seorang bapak ter­hadap anaknya. Ketika didesak sang paman, RA pun mengakui sang ayah telah menodainya semenjak tahun 2011 lalu.

Saat ini tersangka masih diperiksa di Mapolsek Mu­aro Kelaban. Menurut Ka­polsek tersangka dijerat dengan UU nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan terhadap anak pasal 81 ayat 1 dengan ancaman hukuman 15 tahun.

Kapolsek AKP Isburman mengaku semenjak bertugas di Muara Kelaban Sawah­lunto Januari 2012 lalu, telah menangani 3 kasus perbuatan asusila. Dari 3 kasus tersebut, 2 di antara­nya dilakukan terhadap anak di bawah umur.

“Harapan kami, setiap orang tua agar mening­kat­kan perhatian dan menjaga anaknya lebih baik lagi,” ujar Isburman.(h/dil)

Comments (0)Add Comment

Write comment

busy

Newer news items:
Older news items: