Selasa, 21 Oktober 2014
Realisasi DAK Tahap Satu Masih 35 Persen PDF Cetak Surel
Senin, 17 September 2012 01:31

SOLOK SELATAN, HALUANRealisasi Dana Alokasi Khusus (DAK) yang dikucurkan Pemerintah Pusat untuk Kabupaten Solok Selatan pada 2012 masih rendah.

Rendahnya serapan DAK, dikarenakan lambannya SKPD dalam menjalankan program kedinasan.

Kepala Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Solok Selatan Yulius, Jumat (14/9) mengatakan, serapan dana alokasi khusus tahap satu Kabupaten Solok Selatan berkisar sekitar Rp10 miliar. Dana tersebut belum habis digunakan, bahkan realisasinya baru mencapai 35 persen atau sebesar Rp3,5 miliar.

Yang menjadi persoalan adalah, dana alokasi khusus tahap dua sebesar 45 persen tidak akan cair bila dana tahap satu belum direalisasikan paling sedikit 90 persen atau Rp9 miliar.

“Kami akan menyurati SKPD yang belum merealisasikan anggaran tersebut, karena akan merugikan daerah. Dengan kata lain, menjadikan anggaran daerah ini menjadi terkatung-katung dikarenakan kelalaian beberapa dinas untuk merealisasikan anggaran dana DAK,” ucap Yulius.

Ia menyebutkan, Kabupaten Solok Selatan mendapatkan kucuran dana DAK tahun ini sebesar Rp27 miliar. Dana DAK ini harus digunakan dengan sebaik-baiknya. Kalau tidak digunakan, secara umum daerahlah yang akan mengalami kerugian.

Rendahnya serapan dana DAK disebabkan lambannya SKPD melaksanakan kegiatan dan program. Alasan yang diberikan SKPD ada dua hal, yaitu merasa baru menduduki dinas yang bersangkutan dan petunjuk teknis pelaksanaan yang belum ada.

Alasan baru menjalankan tugas di dinas terkait atau sejak mutasi beberapa bulan lalu. Banyak kepala SKPD dan kepala bidang di kedinasan yang diganti. Akan tetapi, para pejabat itu sudah pemain lama semua.

Sementara itu, juga ada kendala petunjuk teknis yang belum keluar dari kementerian yang terkait, yang mengakibatkan instansi sulit untuk disalahkan. Seperti realisasi dana DAK di Dinas Pendidikan Kabupaten Solok Selatan. Menurut penuturan Kepala Dinas Pendidikan Fidel Effendi, serapan dana DAK Dispen masih nol persen karena petunjuk teknis penggunaan anggaran belum keluar dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (h/col)

Comments (0)Add Comment

Write comment

busy