Jumat, 24 May 2013
Korban Disambut Isak Tangis PDF Cetak Surel
Selasa, 18 September 2012 02:13

KASUS PENEMBAKAN OLEH POLISI DIRAJA MALAYSIA

BATAM, HALUAN — Jasad Osnan, satu dari em­pat warga Batam yang menjadi korban pe­nem­bakan Polisi Diraja Malaysia (PDM), tiba di rumah duka dan disambut isak tangis keluarga.

Korban langsung disalat­kan di Musala Darussalam, Bengkong Pertiwi, Kelurahan Tanjungpuntung, Senin (17/9) sekitar pukul 17.30 WIB.

Isak tangis keluarga tak tertahan, setelah memastikan jasad tersebut memang Os­man. Tak hanya itu, Sugianto mertua korban sempat ping­san, setelah menantunya itu, atau suami dari Fitra Susanti.

Setelah disemayangkan dan seluruh keluarga korban memberikan ciuman terakhir, jasad Osnan kemudian disa­latkan dan kemudian dibawa ke TPU Taman Langgeng untuk dimakamkan sekitar pukul 18.15 WIB bertepatan dengan Adzan Magrib.

Wakil Walikota Batam Rudi yang hadir saat itu mengatakan, seluruh biaya penjemputan dan juga pema­kaman Osnan telah ditang­gung oleh pemerintah. Begitu juga dengan jasad Joni,  mulai dari penjemputan, otopsi, serta pemakaman menjadi tanggungjawab pemerintah.

“Semua biaya penjempu­tan, pemakaman dan bahkan otopsi kita tanggung,” ujar Rudi ditemui di pemakaman jasad Osnan.

Sedangkan jasad Joni, sesampainya di Bandara langsung dibawa ke Rumah Sakit Otorita Batam (RSOB) Sekupang untuk menjalani Otopsi, sesuai dengan permin­taan keluarga.

“Soal kegunaan otopsi, itu terserah pihak keluarga, kami hanya memfasilitasinya,” kata wawako.

Adek korban, Yoga mem­be­narkan otopsi yang dilaku­kan, dengan alasan permin­taan keluarga. Tujuannya, untuk memastikan penyebab kematian, dan melihat kebena­ran apakah organ korban memang tidak utuh lagi.

Sementara itu, satu lagi korban yang sudah terinden­tifikasi yakni Muhid Diden hingga kemarin belum ada kepastian, kapan akan dipu­langkan. “Belum ada infor­masi pasti kapan dipulang­kan” ujar A Rahman, adik kandung korban. (h/ays)

Comments (0)Add Comment

Write comment

busy

Newer news items:
Older news items: