Kamis, 23 Oktober 2014
TNI dan Rakyat PDF Cetak Surel
Jumat, 05 Oktober 2012 01:47

Jumat 5 Oktober 2012, TNI (Tentara Nasional Indonesia) berusia 67 tahun.  Dalam usia matang itu, prajurit TNI semakin profesional memahami bahwa Tentara Nasional Indonesia adalah tentara kebangsaan Indonesia yang bertugas demi kepentingan negara di atas kepentingan daerah, suku, ras, dan golongan agama.

Prajurit juga semakin menjiwai bahwa tentara profesional adalah tentara yang terlatih, terdidik, diperlengkapi secara baik, tidak berpolitik praktis, tidak berbisnis dan dijamin kesejahteraannya.

Prajurit TNI juga semakin dewasa dalam mengikuti kebijakan politik negara yang menganut prinsip demokrasi, supremasi sipil, hak asasi manusia, ketentuan hukum nasional, dan hukum in­ternasional yang telah diratifikasi.

Dalam keseharian, prajurit juga semakin dewasa bersikap dan bertindak di tengah kehidupan masyarakat. Nyaris tidak ada lagi perilaku buruk dan merusak norma kemasyarakatan. Bahkan sebalik­nya, terjadi kedinamisan hubungan so­sial dengan masyarakat dan ling­kungan. Prajurit semakin pro­fesional dan makin memahami makna kemanunggalan dengan rakyat.

Sejak “Paradigma Baru TNI” dimulai saat ulangtahun ke-53, tahun 1998,  sikap dan perilaku prajurit TNI menunjukkan terja­dinya transformasi secara internal akan posisi TNI dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Perilaku profesional yang menguat dalam lingkungan sosial kemasyarakatan semakin terasa dan konstruktif.

Keberadaan prajurit di tengah masyarakat, memang kian hari semakin dinamis, disebabkan kepercayaan masyarakat kepada TNI yang menguat sejak adanya Paradigma Baru TNI itu. Dalam usia 67 tahun, “Jati Diri TNI” ( Tentara Nasional Indonesia ) itu tetap terjaga dan keberadaan TNI di tengah masyarakat semakin menyatu. Nilai-nilai kemanunggalan terlihat dinamis dan konstruktif.

Kedewasaan TNI yang semakin profesional, juga terlihat dalam membangun satu kesatuan menyatu dalam kemanunggalan dengan rakyat atau masyarakat. Hubungan sosial kemasyarakatan yang di­lakukan prajurit, kian hari semakin dinamis.

“Kemanunggalan” itu sangat penting, karena TNI dan rakyat adalah satu kesatuan menyatu yang tidak bisa dipisahkan. TNI berasal dari rakyat, mengabdi untuk rakyat dan pada saatnya nanti akan kembali kepada rakyat.

Hakikatnya, kecintaan dan kebanggaan rakyat kepada TNI tidak pernah luntur, karena rakyat ( masyarakat ) menyadari bahwa TNI adalah “ penjaga” negara dan rakyat yang lahir, tumbuh dan mengakar dari rakyat

Di Sumatera Barat,  kemanung­galan TNI atau prajurit dengan masyarakat terasa begitu dinamis dan konstuktif. Terwujud satu kesatuan menyatu yang begitu baik, karena masyarakat memahami bahwa TNI bagian dari mereka. Sedangkan prajurit memahami bahwa TNI adalah milik rakyat. Ikatan emosional antara prajurit dan rakyat terjalin secara dinamis dan harmonis, yang  terlihat dari berba­gai program kema­nunggalan, seperti program TMMD yang dilak­sanakan dua kali dalam setahun, kegiatan Karya Bhakti, program Manunggal KB Kesehatan, program Manunggal  Reboisasi Hutan dan program Sing­ka­rak Go Green yang saat ini se­dang dilaksanakan untuk peng­hijauan di sekitar danau Singkarak.

TNI di Sumbar khususnya ingin berbuat banyak untuk  mengabdi kepada masyarakat sesuai dengan batas kewenangan dan kemampuan yang dimiliki. Untuk itu pada HUT TNI yang  ke-67 ini saya, selaku Danrem 032/Wirabraja mengajak seluruh masyarakat Minang  ter­masuk juga yang di perantauan, mari kita bersama-sama bahu membahu, mengabdikan diri kita kepada kepentingan kampung kita ini. Kami TNI siap menjadi bagian dalam kebersamaan tersebut.

Dan tidak lupa pula pada momentum HUT TNI ke-67 ini, kami  seluruh TNI yang bertugas di Sumbar ini mohon maaf kepada seluruh masyarakat manakala di dalam penugasan kami selama ini ada kesalahan yang kami perbuat, disengaja maupun tidak kami sengaja. Kami tetap berharap tegur sapa, kritik yang positif dan membangun dari seluruh masya­rakat demi kebaikan TNI khususnya dan kita secara umumnya.

 

Kolonel Inf Drs  AMRIN
(Komandan Korem 032/Wirabraja)

Comments (0)Add Comment

Write comment

busy

Newer news items:
Older news items: