Minggu, 28 Desember 2014
Kinerja DPRD Solok Selatan Perlu Dievaluasi PDF Cetak Surel
Jumat, 19 Oktober 2012 03:24

SOLSEL, HALUAN—Kinerja ang­gota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Solok Selatan perlu dievaluasi. Alasannya, sudah dua hari agenda rapat panitia khusus, hingga Kamis (18/10), tingkat kehadiran anggota ternyata sangat rendah.

Rapat Pansus DPRD Ka­bupaten Solok Selatan bersama SKPD, dilaksanakan selama dua hari, dari tanggal 17 sampai 18 Oktober 2012, membahas dua topik utama. Pansus I membahas tentang Laporan Pertang­gung­jawaban Keuangan Daerah 2012 atas hasil audit BPK. Sedangkan Pansus II membahas tentang Kebijakan Umum Ang­garan dan Plafon Prioritas Anggaran Se­mentara Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (KUA PPAS APBD-P).

Pada hari pertama, mencuat persoalan bahwa sekretaris dewan tidak serius memfasilitasi rapat. Pernyataan itu keluar dari salah seorang anggota DPRD Solsel. Alasannya, tidak seluruh anggota dewan mengetahui agenda rapat.

Persoalan ini berbuntut pada hari kedua pembahasan dalam Pansus II, Kamis (18/10). Alasan anggota DPRD yang menolak lega­litas pansus adalah tidak ada surat keputusan (SK) yang ditanda tangani ketua DPRD. Pada hari pertama, hanya hadir lima orang anggota dewan. Namun, pada hari kedua berkurang jadi empat orang. Kegiatan hari pertama Pansus II dihadiri Zulkhairi, Yuskal, Jamalus, Shalihin. Sedangkan pada hari kedua, dihadiri Yuskal, Yunastri, Shalihin, dan Jamalus.

Padahal, dalam daftar nama yang dituliskan di dinding dan dalam SK yang belum ditanda tangani ketua DPRD, ada 12 orang anggota yang harus hadir. Yaitu, Afrizal Chandra, Chandra Edi, Yunastri, Sholikhin, Armi Al Amin, Jamalus, Yentafrizon, Ria Andriani, Sidik Ilyas, Marwan Effendi, Zulkhairi, dan Yuskal Malin Sati.

Untuk Afrizal Chandra, Chandra Edi, dan Sidik Ilyas, meski  hadir di Sekretariat DPRD, namun mereka tidak masuk ke ruang rapat Pansus II.

Ketika hal ini dikonformasi Haluan ke sekretaris dewan Solsel, Aswis, ia menjawab, belum dimulainya rapat Pansus II ka­rena anggota dewan memper­soalkan SK Pansus yang tidak ditandatangani Ketua DPRD Solsel.

“Kami sudah buatkan SK, dan sudah diserahkan SK itu ke Sespri Ketua. Namun tidak ditanda tangani karena ketua DPRD belum masuk kantor. Demikian alasan Sespri Ketua,” katanya.

Ironisnya, SK untuk bimtek pada 19 Oktober 2012 dan 22 Oktober 2012 mendatang sudah ditandatangani Ketua DPRD Solok Selatan. “SK untuk bimtek kok lah ditandotangani. Mangapo SK Pansus belum? Dimano kenda­lanyo?” tanya Sekwan.

Walaupun hanya diikuti oleh empat orang anggota dewan, Yuskal, Sholokhin, Yunastri, dan Jamalus, tetapi pembahasan tetap dilanjut­kan. Rapat Pansus II hari Kamis (18/10) dipimpin Yuskal Malin Sati.

Tingkat kehadiran anggota DPRD Solok Selatan pada Pansus I juga menge­cewakan. Namun pembahasan tetap berjalan. Hari kedua, Kamis (18/10), hadir 6 orang anggota dewan, yakni Handri  Rose, Sukrial Syukur, Khamislihat, Mukhlis, Jamalus, dan Afrizal Dt Jalil. Sedangkan Mursiwal, Armensyah Johan, Yendri Susanto, Mon Nofrizal tidak hadir.

Handri Rose, Pimpinan Pansus I sempat menskorsing rapat sampai waktu yang tidak ditentukan. Alasan skorsing adalah, tidak adanya kejelasan dasar pembahasan LKPJ untuk dijadikan peraturan daerah. “Kalau hasil audit BPK yang dibahas, tentu akan ada yang diku­rangi atau ditambahkan per­nya­taannya,” ucap Andri Rose.

Sementara itu, Khamislihat ber­pen­dapat, “Kalau hanya me­minta penjelasan SKPD akan hasil audit BPK atas LKPJ keuangan daerah, mengapa harus meng­habiskan waktu?” katanya. Yulius, Kepala Dinas Pen­dapa­tan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Solok Selatan menjelaskan, pembahasan Ranperda Per­tang­gungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun 2011 maksudnya adalah penyesuaian antara LKPJ dengan hasil audit BPK. “Pemba­hasan ini memberikan kesempatan kepada dewan untuk menanyakan, dan SKPD akan men­jawab. Bukan untuk manambah atau me­ngurangi LKPJ yang sudah ada,” jelasnya.

Untuk informasi bahwa ada agenda rapat pansus selama dua hari, Rabu dan Kamis (17 dan 18 Oktober 2012), menurut penjelasan Sekwan Aswis, sudah diberikan undangan kepada setiap anggota dewan. Selain itu, agenda hasil Bamus sudah keluar sejak lama. (h/col/zal).

Comments (0)Add Comment

Write comment

busy

Newer news items:
Older news items: