Rabu, 03 September 2014
Satu Pengendara Tewas, 2 Luka Berat PDF Cetak Surel
Rabu, 07 November 2012 02:13

TIGA RANMOR LAGO KAMBIANG

PADANG PANJANG, HALUAN — Tiga kendaraan bermotor (ran­mor) jenis Yamaha Mio BA 4366 NG, Vixion Ba 3476 NM dan Jupiter MX BA 3367 AO terlibat lago kambiang di jalan utama per­batasan Padang Panjang-Tanah­datar, Selasa (9/11) sekitar pukul 13.00 WIB.

Keterangan saksi mata di Tempat Kejadian Peristiwa (TKP), Ronal, 27, menyebut Vixion yang dikendarai Yodi Aprianto, 18, meluncur dengan kecepatan tinggi dari arah pusat Kota Padang Panjang. Ketika sampai di TKP, pengendara Vixion tidak bisa mengendalikan kendaraannya karena melihat kemunculan Mio dikendarai Erwandi, 40, muncul tiba-tiba keluar dari bengkel di sisi kiri jalan arah pusat kota.

Disebutkannya, baik pen­den­dara Mio maupun Vixion terlihat sama-sama tak menduga ada lawan. Hal itu terlihat dari ke­jadian, meski Vixion sudah menge­lak ke sisi kanan jalan, pengendara Mio ter­nyata tidak membelok ke sisi kiri jalan sebagai mana mesti­nya. Sehingga tabrakan kedua ran­mor terjadi sudah di ruas kanan jalan.

Tak sampai di situ, mendadak Yamaha Jupiter MX yang diken­darai Arino Veria, 24, dari arah batas kota menabrak kedua ranmor dan pengemudi saat masih ter­geletak di aspal. Warga yang berada di sekitar TKP langsung meng­hubungi kepolisian dan membantu melarikan ke lima korban kece­lakaan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Padang Panjang.

Kanit Laka Polres Padang Panjang, Ipda Yadi Purnama menyebut akibat kecelakaan, pengendara Mio (Erwandi, red) tewas saat sampai di RS. Se­dangkan pengendara Vixion (Yodi) dan pengendara Jupiter (Arino) mengalami luka berat hingga harus di rujuk ke Padang.

"Sementara penumpang Jupiter yang merupakan istri Ratna Yenti, 34 dan anaknya M Riski, 2, yang berniat ke Bukittingi dari Muara­labuh, hanya mengalami luka ringan. Korban tewas, diduga akibat ben­turan keras pada bagian sisi kanan wajah dan atas pergelangan kaki kanan yang nyaris putus. Kedua korban dirujuk, menurut keterangan medis mengalami goncangan hebat di kepala," terang Yadi.

Terjadinya peristiwa kecelakaan lalu lintas (laka lantas) di wilayah Kelurahan Ekorlubuk itu, murni akibat kelalaian pengemudi dalam berkendara. Melihat kondisi jalan yang lurus dan terbuka, sangat memungkinkan pengendara untuk memacu laju kendaraan dalam kecepatan tinggi.

Kapolres Padang Panjang, AKBP Sofyan Hidayat menyam­paikan data yang dihimpun pihak Satlantas di TKP diketahui Er­wandi yang berniat membawa pulang Mio miliknya usai diper­baiki di sebuah bengkel tanpa memperhatikan kondisi arus lalu lintas.

"Demikian juga ke dua pengen­dara lainnya yang tidak waspada dalam berkendara sehingga kece­lakaan tidak dapat mereka elakkan," ungkap Sofyan melalui ponselnya..(h/yan)

Comments (0)Add Comment

Write comment

busy