Rabu, 22 Oktober 2014
Alih Fungsi Lahan Berlebihan Perlu Dicegah PDF Cetak Surel
Rabu, 26 Desember 2012 02:17

PAYAKUMBUH, HALUAN — Pemuka masya­rakat serta kelompok tani di Luak Limo­puluah, Kota Payakumbuh dan Limapuluh Kota, harus bermufakat untuk mencegah alih fungsi lahan sawah yang potensial dengan cara berlebihan untuk berbagai keperluan.

Hasil produksi sawah poten­sial akan memper­tahan­kan suplus beras yang sudah ada selama ini. Salah seorang pengamat ekonomi Luak Limo­puluah, Yulfian Azrial, SE, Selasa (25/12) mengatakan, dalam mencegah alih fungsi lahan sawah tersebut, perlu rencana dan aksi yang jelas. Utamanya di Kota Paya­kumbuh, karena lahan sawah diprediksi sudah banyak berkurang, akibat pem­bangu­nan  jalan, rumah hunian, rumah dan toko (ruko) dan lainnya.

”Selama ini Luak nan Bungsu, terkenal dengan sur­plus beras yang memadai, sehingga beras yang dihasil­kan daerah ini mampu di jual ke Provinsi Riau. Namun, bila kondisi alih fungsi lahan terus saja berlangsung, bukan tidak mungkin satu saat nanti, daerah ini akan menjadi kekurangan beras, sehingga perlu melakukan impor beras,” ulasnya.

Untuk mencegahnya, se­mua pihak perlu menya­tukan pendapat guna menc­arikan solusinya, antara lain dengan mengendalikan laju alih fungsi lahan dimaksud. Sehingga lahan pangan tidak menjadi devisit, akibat lahan sawah dialihfungsikan ke lahan non pertanian. “Kita khawatir dampak yang akan terjadi tenaga kerja di sektor per­tanian akan menurun, se­hingga ekonomi kaum tani juga akan menurun,” ujarnya.

Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan, Perk­e­bu­nan, Perikanan dan Kehu­tanan Kota Payakumbuh, Yufnani Away yang dihubungi lewat telepon genggamnya,  Selasa kemarin, mengakui terjadi pengalihan fungsi lahan sawah untuk berbagai kebu­tuhan. Namun  menurutnya, lahan sawah di Kota Paya­kumbuh, masih cukup luas.

Menurut data terakhir, akibat pengalihan fungsi lahan ke non pertanian, lahan sawah potensial di Paya­kumbuh tercatat mencapai 2.771 hektare yang ber­penga­iran teknis maupun non tek­nis. Sebelumnya, lahan persa­wahan yang ada di kota batiah ini mencapai lebih dari 3.000 hektare. (h/zkf/zal)

Comments (1)Add Comment
0
...
written by string, April 16, 2014
Kok gk lengkap ????

Write comment

busy